Ini Syarat dan Aturan Dispensasi Skrining Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang Mulai Berlaku Besok

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 481 2528564 ini-syarat-dan-aturan-dispensasi-skrining-pelaku-perjalanan-luar-negeri-yang-mulai-berlaku-besok-arK3zXKUDe.jpg Ilustrasi pelaku perjalanan internasional (Foto: IG/@soekarnohattaairport)

PENGAJUAN dispensasi terkait karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri, jadi salah satu poin yang disebutkan dalam kebijakan baru skrining pelaku perjalanan luar negeri yang berlaku tahun ini.

Kebijakan skrining untuk pelaku perjalanan luar negeri yang berlaku tahun 2022 ini, tertuang dalam surat edaran (SE) Satgas nomor 1 tahun 2022 dan SK KaSartgas nomor 2 tahun 2022.

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas 3 Januari kemarin, telah diatur tentang pembatasan pemberian dispensasi karantina. Pengajuan dispensasi karantina ini, diatur untuk warga negara Indonesia (WNI) dan juga warga negara asing (WNA).

soetta

Pertama, pengajuan berbagai bentuk dispensasi bagi WNI dengan kondisi mendesak, contohnya alasan kondisi kesehatan yang mengancam nyawa, kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dan kedukaan seperti anggota keluarga inti meninggal.

Baca Juga : Kasus Omicron di Indonesia Bertambah 92 Orang, Didominasi WNI dari Luar Negeri

Sementara untuk WNA, sebagai kepala kantor perwakilan asing atau WNA dengan visa diplomatik atau dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, pendatang dengan skema TCE, delegasi negara G20, dan orang terhormat atau terpandang seperti tokoh ekonomi global.

“Pihak-pihak ini dapat mengirimkan surat pengajuan dispensasi kepada Satgas baik dalam bentuk fisik atau elektronik, masing-masing minimal 3 hari dan 7 hari (WNA) sebelum kedatangan,” ujar Prof. Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dalam keterangan pers Kamis, (6/1/2022) yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Baca Juga : Kebijakan Baru Skrining bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Kebijakan ini, disampaikan Prof Wiku akan berlaku sepenuhnya mulai esok, Jumat 7 Januari 2022.

“Kedua kebijakan ini akan berlaku efektif sepenuhnya pada Jumat 7 Januari 2022, dengan penerapan yang sudah dimuai sejak 4 Januari 2022. Dengan harapan bisa memberikan waktu yang cukup untuk penyebaran sosialisasi kebijakan,” imbuhnya.

Sebagai catatan, para pelaku perjalanan luar negeri yang sampai di Indonesia sebelum tanggal 4 Januari 2022 akan tetap menjalankan durasi karantin sesuai surat keputusan Satgas yang sebelumnya, dan pelaku perjalanan luar negeri yang datang di atas tanggal 4 Januari 2022 dan seterusnya akan menyesuakian dengan surat edaran (SE) Satgas nomor 1 tahun 2022 dan SK KaSartgas nomor 2 tahun 2022.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini