Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Vaksinasi Covid-19 Tertinggi Dunia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 07 Januari 2022 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 481 2528821 indonesia-masuk-5-besar-negara-dengan-vaksinasi-covid-19-tertinggi-dunia-pwzXU4hG46.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto: ECDC)

INDONESIA berhasil masuk dalam jajaran lima besar negara dengan jumlah vaksinasi terbanyak di dunia. Saat ini Indonesia mencatatkan cakupan vaksinasinya sebanyak 166,65 juta sasaran.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan jumlah tersebut Indonesia berhasil menempati urutan keempat setelah China, India, Amerika Serikat (AS), diikuti Brasil yang ada di peringkat kelima.

 Vaksinasi Covid-19

“Berdasarkan data Our World in Data per 4 Januari 2022, Indonesia sudah menyuntikkan vaksin Covid-19 sebanyak 283.554.361 dosis. Capaian ini mengantarkan Indonesia menjadi satu dari lima negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia,” kata Menkes, merangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Jumat (7/1/2022).

Menkes Budi menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan upaya bersama yang dilakukan seluruh elemen bangsa. Di antaranya TNI/Polri, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Organisasi Sosial, Organisasi Keagamaan, pelaku usaha dan masyarakat.

Semua elemen bangsa ini turut menyukseskan program vaksinasi nasional sebagai bagian dari ikhtiar untuk mengakhiri pandemi di Tanah Air.

Menkes pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sehingga bisa berjalan dengan baik.

Pemerintah akan terus menggenjot cakupan vaksinasi nasional bagi 208,2 juta penduduk Indonesia yang ditargetkan selesai pada Maret atau April 2022.

Menkes memastikan stok vaksin Covid-19 di dalam negeri aman.

Meski ada tambahan jumlah sasaran yakni anak usia 6-11 tahun serta tambahan untuk vaksinasi booster (dosis ketiga) pada 12 Januari 2022, Menkes yakin jumlah vaksin yang tersedia masih mencukupi.

“Sekarang kita ada stok vaksin sekitar 140 juta dosis, Kita targetkan kecepatan vaksinasi kita 50 juta sasaran dalam kurun waktu satu bulan. Kita juga sudah siapkan untuk vaksinasi booster untuk mengantisipasi Omicron. Jadi dipastikan stoknya masih ada,” lanjutnya.

Meski jumlah populasi yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 terus meningkat, Menkes mengingatkan bahwa ancaman penularan Covid-19 masih ada di sekitar masyarakat.

 Baca juga: Berapa Lama Harus Menunggu Dapat Booster Setelah 2 Vaksin Covid-19?

Vaksinasi harus terus berjalan untuk mempercepat tercapaianya herd population (kekebalan kelompok) dan protokol kesehatan 5M harus benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk memberikan perlindungan yang optimal.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini