Share

Hati-Hati, Anak yang Sering Lihat Konten Spirit Doll Bisa Punya Dampak Negatif

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 612 2529209 hati-hati-anak-yang-sering-lihat-konten-spirit-doll-bisa-punya-dampak-negatif-q5e95jF8K4.jpg Ilustrasi. (Foto: Pexel)

FENOMENA Spirit doll emmang tengah marak di media sosial. Konten-konten yang memperlihatkan orang-orang memperlakukan spirit doll seperti makhluk hidup pun semakin ramai belakangan ini.

Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan, konten-konten ini tentu akan berdampak negatif pada anak. Pasalnya, anak-anak bisa mempercayai keyakinan yang salah dan bertentangan dengan kenyataan .

"Karena otaknya yang belum berkembang penuh, anak-anak cenderung untuk mempercayai apapun yang dilihat baik secara online ataupun langsung," ujar Kasandra seperti dilansir dari Antara.

Oleh karena itu, orang tua berperan penting untuk mengawasi anak saat menonton konten apapun, termasuk konten spirit doll, di media manapun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, spirit doll sedang sangat populer karena banyak artis atau figur publik yang memilikinya. Biasanya spirit doll berbentuk bayi dan para pemilik merawatnya layaknya anak sendiri. Menurut Kasandra, banyaknya orang dewasa yang memiliki spirit doll juga dapat disebabkan karena mereka memiliki kebutuhan untuk memelihara atau merawat orang lain.

Selain itu, lanjut dia, adanya kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi, misalnya perasaan kesepian atau tidak memiliki banyak teman sehingga menggunakan spirit doll sebagai pengganti.

Kemudian, kebutuhan untuk berimajinasi dengan peran tetantu yang dimainkan bersama boneka tersebut. Misalnya, spirit doll dapat menjadi pengganti anak bagi mereka yang menginginkan anak.

"Selain itu untuk hiburan, konten, marketing, untuk memperoleh kekayaan dan kemasyhuran, atau memang ada gangguan seperti Anatoly Moskvin (sejarawan yang membuat mayat gadis menjadi boneka)," imbuh Kasandra.

"Sebenarnya wajar-wajar saja untuk bermain dengan spirit doll selama pemilik sadar bahwa benda itu hanya boneka dan tidak dapat menggantikan sosok anak atau teman," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini