Indonesia Catat 414 Kasus Omicron, 2 Pasien Tidak Bergejala Ringan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 481 2530126 indonesia-catat-414-kasus-omicron-2-pasien-tidak-bergejala-ringan-ETbX5YyCiy.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

KASUS Omicron di Tanah Air terus meningkat setiap harinya. Tercatat total kasus kumulatif Omicron di Indonesia per tanggal 8 Januari 2022 sudah mencapai angka 414 kasus. Sementara sudah ada 997 kasus probable Omicron yang tercatat Kemenkes.

Berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes, sebanyak 414 kasus Omicron telah terdeteksi di Indonesia 80 persennya berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sementara fakta lain menyebut bahwa 90 persen jumlah kasus PPLN berasal dari 6 negara.

Negara tersebut antara lain: Arab Saudi, Turki, Amerika Serikat (AS), Uni Arab Emirate (UAE), Malaysia, dan Inggris. Selain itu keterisian tempat tidur isolasi juga meningkat 1,7 kali dalam kurun waktu dalam 1 minggu terakhir yakni dari 1.816 tempat tidur pada 31 Desember 2021 menjadi 3.073 pada 8 Januari 2022.

Omicron

Pada 31 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022 terdapat penambahan sebanyak 1.257 keterpakaian ruang isolasi. Sebanyak 88,5 persen penambahan isolasi di Jakarta berasal dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

Untungnya 99 persen dari 414 kasus Omicron di Indonesia memiliki gejala ringan atau asimtomatik. Dua orang dinyatakan mengalami gejala sedang, 218 mengalami gejala ringan, sementara 194 orang mengalami gejala asimtomatik.

Baca Juga : Hadapi Gelombang Omicron, Menkes: Kita Sudah Persiapkan Diri dengan Baik

Dua pasien yang mengalami gejala sedang adalah pasien berusia 58 tahun dengan keluhan batuk. Pasien tersebut telah divaksin dua kali menggunakan Sinovac dan merupakan pasien komorbid (dengan riwayat penyakit penyerta) hipertensi dan diabetes.

Baca Juga : 3 Dosis Vaksin Sinovac Disebut Belum Kuat Hadapi Omicron

Sementara satu pasien lainnya berusia 47 tahun dengan keluhan batuk. Pasien tersebut sudah divaksin sebanyak dua kali menggunakan vaksin AstraZeneca dengan riwayat penyakit penyerta obesitas.

Dari 414 kasus Omicron yang terdeteksi sebanyak 412 pasien tidak membutuhkan oksigen. Sementara dua orang lainnya membutuhkan oksigen. Tercatat 114 orang sudah selesai menjalani masa isolasi di tempat karantina.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini