Vaksin Booster Gratis atau Berbayar? Ini Kata BPOM

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 481 2530261 vaksin-booster-gratis-atau-berbayar-ini-kata-bpom-uApCFLcYef.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

BPOM RI baru menerbitkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) untuk lima jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan sebagai vaksin booster.

Lima jenis vaksin yang telah memenuhi syarat dan mendapatkan EUA untuk digunakan sebagai vaksin booster, ialah vaksin CoronaVac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Zifivax. Lima vaksin ini dinilai telah memenuhi syarat digunakan sebagai vaksin booster, pasca lolos proses evaluasi Badan POM RI bersama para tim ahli penilai obat dan vaksin.

Vaksin Booster

Dimulai pada 12 Januari mendatang, timbul pertanyaan, bagaimana skema penyelenggaran program vaksinasi booster ini? Apakah akan berbayar seperti banyak kabar yang beredar atau bisa digratiskan seluruhnya seperti program vaksinasi primer Covid-19 dosis satu dan dua selama ini?

Baca Juga : BPOM Siap Kawal Pengawasan Vaksinasi Booster Covid-19

Kepala BPOM RI, Penny Lukito menjawab perihal skema aturan biaya vaksinasi booster ini masih diatur oleh Kementerian Kesehatan sebagai otoritas yang berwenang.

“Program vaksinasi booster ini sedang dirumuskan dan dianalisa sama Kemenkes, ini bukan otoritas kita,” ujar Penny Lukito, ketlka Konferensi Pers Vaksin COVID-19 Dosis Booster/Lanjutan Badan POM RI, Senin (10/1/2022).

Baca Juga : Memperkirakan Harga Vaksin Booster di Indonesia, Buatan Mana Paling Mahal?

Perumusan skema aturan program vaksinasi booster, disebut Penny masih dalam tahap pengerjaan oleh Kemenkes karena masih ada perombakan di dalamnya.

“Kita tunggu saja informasinya dari Kementerian Kesehatan, karena tentunya ada peraturan yang harus direvisi lagi,” tutupnya singkat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini