Menkes Pastikan Pemberian Vaksin Booster Dapat Tingkatkan Antibodi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 481 2530683 menkes-pastikan-pemberian-vaksin-booster-dapat-tingkatkan-antibodi-UTyyCMHtLI.jpg Vaksinasi booster (Foto: John hopkins)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan memulai vaksinasi booster Covid-19 pada Rabu 12 Januari 2022. Vaksin booster yang akan diberikan kepada masyarakat bersifat gratis dan diprioritaskan kepada kelompok lanjut usia (lansia), kelompok rentan atau immunocompromised.

Sebagaimana diketahui pemberian vaksin booster Covid-19 ini dilakukan dengan menggunakan dua mekanisme yakni menggunakan vaksin booster sejenis dengan vaksin primer (Homologus) atau menggunakan kombinasi vaksin booster yang berbeda dengan vaksin primer (Heterologus). Dalam kesempatan tersebut Menkes Budi memberikan penjelasan mengenai dua mekanisme tersebut.

 Menkes

“Beberapa penelitian dalam dan luar negeri telah menunjukkan bahwa vaksin booster heterologus atau vaksin booster dengan kombinasi yang berbeda menunjukkan peningkatan antibodi yang relatif sama atau lebih baik dari vaksin booster homologus atau dengan vaksin yang sama,” kata Menkes, dalam keterangan pers teknis vaksinasi booster Covid-19, Selasa (11/1/2022).

Lebih lanjut, Menkes mengatakan, berdasarkan hasil penelitian dalam dan luar negeri yang melibatkan tim peneliti Indonesia, menunjukkan kalau vaksin booster setengah dosis juga sama efektifnya dalam meningkatkan antibodi dalam tubuh manusia.

“Hasilnya menunjukkan peningkatan level antibodi yang relatif sama, atau lebih baik dari vaksin booster dosis penuh dan mendapatkan dampak Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang lebih ringan,” lanjutnya.

 Baca juga: Kabar Baik, Vaksin Sinovac Masih Manjur Lawan Omicron

Dalam kesempatan tersebut, Menkes kembali mengimbau masyarakat agar vaksinasi booster ini diprioritaskan untuk kelompok rentan. Vaksinasi booster ini dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini