Ingin Ikut Vaksinasi Booster? Ini Kriteria dan Lokasinya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 481 2530859 ingin-ikut-vaksinasi-booster-ini-kriteria-dan-lokasinya-fRg48kF3GE.jpg Vaksinasi booster (Foto: Freepik)

PEMERINTAH Indonesia resmi memulai vaksinasi booster Covid-19 pada Rabu 12 Januari 2022. Keputusan tersebut dilakukan setelah Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) memberikan hasil konfirmasi dan rekomendasi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Senin 10 Januari 2022.

Dalam kesempatan tersebut Badan POM memberikan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin terhadap lima jenis vaksin yang akan digunakan untuk booster Covid-19. Pemberian EUA ini setelah BPOM melakukan evaluasi dan penelitian terhadap efektivitas dan keamanan vaksin Covid-19.

 vaksinasi booster

Adapun lima vaksin yang telah mendapatkan EUA dari Badan POM untuk digunakan sebagai booster Covid-19 adalah: Coronavac (Sinovac-Bio Farma), AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Zifivax.

Dalam Keterangan Pers Teknis Vaksinasi Booster Covid-19, Selasa (11/1/2022), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, vaksin booster yang bakal diterima oleh masyarakat sifatnya adalah gratis. Selain itu vaksin ini juga diprioritaskan untuk golongan tertentu yang sangat rentan terinfeksi Covid-19.

“Saya mengimbau agar vaksinasi booster ini diprioritaskan untuk kelompok lansia, kelompok rentan atau imunnocompromised,” terang Menkes Budi dalam penjelasannya.

Menkes Budi menambahkan, bagi masyarakat yang masuk dalam kategori prioritas vaksin booster Covid-19 dan ingin segera memulai vaksinasi pada esok hari, maka dapat mengunjungi beberapa fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

 Baca juga: Vaksin Booster Gratis se-Indonesia Butuh Dana Segini, Bikin Sri Mulyani Mumet Lagi?

“Vaksinasi booster ini akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini