Share

Kurangi Risiko Penyakit Kronis, Stop Gaya Hidup Tidak Sehat!

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 481 2531008 kurangi-risiko-penyakit-kronis-stop-gaya-hidup-tidak-sehat-Aj6Vi1wJee.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

GAYA hidup tak sehat dapat berdampak buruk bagi tubuh, salah satunya risiko penyakit kronis. Gaya hidup tak sehat itu misalnya kurang aktivitas fisik atau olahraga, tidak terpenuhinya asupan buah dan sayur, makanan tinggi lemak, kalori, natrium, kerap mengonsumsi minuman beralkohol, serta kebiasaan merokok.

Nutrition Research & Clinical Investigator Kerry Grann mengatakan, gaya hidup tersebut secara umum dapat berisiko tinggi terhadap kesehatan, dan timbul berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, jantung, hipertensi hingga osteoporosis. Prevalensi penyakit-penyakit ini memiliki trend yang selalu meningkat hampir di setiap tahunnya.

Cek gula darah

Menurut Infodatin Kemenkes 2019, Indonesia menempati peringkat ke-7 negara dengan jumlah penderita Diabetes Melitus tertinggi di dunia. Riskesdas 2018 menyatakan, prevalensi hipertensi pada kelompok usia sekitar 18 tahun sebesar 34,1 persen dengan estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang.

Baca Juga : 643 Juta Orang Diprediksi Menderita Diabetes di 2030

Sementara angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Hipertensi merupakan pintu masuk ke penyakit jantung, gagal ginjal, diabetes, dan stroke. Jadi mari kita ubah gaya hidup dan perbaiki pola makan kita untuk menjadi diri yang lebih baik.

Baca Juga : 4 Tips Turunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Hipertensi Bukan Lagi Penyakit Orang Tua!

Sejumlah pengujian klinis telah membuktikan terdapat beberapa minuman pengganti makanan dapat membantu mencegah penyakit-penyakit tersebut. Terlebih bagi seseorang yang kerap sibuk, dan jarang memperhatikan pola makannya.

"Keamanan dan efektivitas dari minuman pengganti makan, jika dikombinasikan dengan pola makan yang seimbang dan olahraga rutin," ujarnya dalam keterangan resmi. 

Sementara itu, Amway Head of Marketing and Communications Dharmaparayana Sthirabudhi menambahkan, beberapa minuman sebagai pengganti makanan ini tidak mengandung pengawet, pemanis, dan pewarna buatan, bebas gluten, mengandung 0 gram lemak trans, halal dan aman dikonsumsi.

"Serta tidak melalui proses rekayasa genetika atau yang lebih dikenal dengan istilah non-GMO (genetically modified organism)," terangnya.

Tanaman kedelai non-GMO, yang merupakan salah satu bahan baku minuman yang difungsikan sebagai pengganti makanan setiap harinya. Selain itu di dalam kedelai juga terdapat manfaat lainnya seperti meringankan gejala menopause, menjaga kekuatan tulang, menurunkan kolesterol, hingga memelihara kesehatan organ tubuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini