Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Epidemilog: Tak Tutup Kemungkinan seperti Kasus Delta 2021

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 481 2531658 kasus-covid-19-meningkat-lagi-epidemilog-tak-tutup-kemungkinan-seperti-kasus-delta-2021-JIFd4n4qzR.jpg Varian Omicron (Foto: Al Arabiya)

EPIDEMIOLOG dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menjelaskan, meski saat ini kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren peningkatan kasus. Namun, potensi atau dampak yang dialami Indonesia terkait kenaikan kasus ini masih moderat.

Ia mengatakan, dampak moderat dalam kenaikan kasus ini artinya beban di fasilitas kesehatan (Faskes) dan kematian masih tidak terlalu banyak. Artinya saat ini dampaknya belum atau tidak seperti kasus varian Delta pada tahun sebelumnya.

 omicron

Namun, Dicky menyebut potensi keparahan akibat varian Omicron juga bisa saja terjadi.

"Potensi akan menyamai atau mendekati. Bisa saja dan tetap ada. Karena ini sesuatu yang sangat dinamis, tapi setidaknya bahwa ini akan ada yang meninggal dan masuk ICU itu sulit dihindari," kata Dicky, saat dihubungi MNC Portal, beberapa waktu lalu.

Dicky menjelaskan bahwa potensi masuk rumah sakit dan kematian akan sulit dihindari karena orang yang mengalami sakit diprediksi akan jauh lebih banyak daripada kasus varian Delta. Bahkan Omicron ini juga menjadi serius karena orang yang sudah divaksinasi lengkap sekalipun, bisa menjadi kelompok yang dapat terinfeksi.

 Baca juga: Masker Kain Kurang Efektif Lindungi dari Varian Omicron?

"Karena kemampuan reinfeksi Omicron ini 3 kali lebih dari varian-varian lain. Sehingga kita jangan sampai ternina bobokan dengan istilah yang membuatnya terkesan ringan," tutup Dicky.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini