AstraZeneca Klaim Vaksin Booster-nya Ampuh Lawan Omicron

Hasyim Ashari, Jurnalis · Kamis 13 Januari 2022 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 481 2531787 astrazeneca-klaim-vaksin-booster-nya-ampuh-lawan-omicron-1lntkQfY6S.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

PRODUSEN AstraZeneca mengklaim bahwa vaksin booster Covid-19 buatannya yaitu Vaxzevria dapat menghasilkan respon antibody yang lebih tinggi untuk menangkal Omicron dan varian lainnya termasuk Beta, Delta, Alpha, dan Gamma. Hal tersebut berdasarkan data awal dari hasil uji coba tahap pertama.

Peningkatan respon terlihat pada orang yang sebelumnya divaksinasi dengan vaksin Vaxzeria atau mRNA. Pihak AstraZeneca mengatakan akan menyerahkan hasil data uji coba ke regulator di seluruh dunia mengingat kebutuhan mendesak akan vaksin booster.

Vaksin AstraZeneca

AstraZeneca telah mengembangkan vaksin dengan para peneliti dari Universitas Oxford, dan penelitian laboratorium bulan lalu menemukan bahwa suntikan tiga dosis vaksin Vaxzevria efektif melawan varian baru yang menyebar dengan cepat.

Baca Juga : Ini Alasan Vaksin Booster Hanya Diberikan 1/2 Dosis

Data tersebut merupakan yang pertama dirilis oleh perusahaan dari uji cobanya menjadi booster vaksinnya. Perusahaan itu mengatakan bahwa itu menambah bukti yang berkembang yang mendukung dosis ketiga dari vaksinnya terlepas dari jadwal vaksinasi utama.

"Studi penting ini menunjukkan bahwa dosis ketiga Vaxzevria setelah dua dosis awal dari vaksin yang sama, atau setelah mRNA atau vaksin yang tidak aktif, sangat meningkatkan kekebalan terhadap COVID-19," kata kepala kelompok vaksin Oxford Andrew Pollard dikutip Channel News Asia (CNA), Kamis (13/1/2022).

Baca Juga : Ahli WHO Sebut Pakai Booster yang Sama dengan Vaksin Awal Tak Efektif Lawan Omicron

Sebuah percobaan besar di Inggris pada bulan Desember menemukan bahwa suntikan AstraZeneca meningkatkan antibodi ketika diberikan sebagai booster setelah vaksinasi awal dengan suntikannya sendiri atau Pfizer, yang didasarkan pada teknologi mRNA.

Namun, penelitian menyimpulkan bahwa vaksin mRNA yang dibuat oleh Pfizer dan Moderna memberikan dorongan terbesar pada antibodi ketika diberikan sebagai dosis penguat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini