Share

Sering Begadang, Ini Risiko Gangguan Tidur yang Perlu Diwaspadai

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 481 2532144 sering-begadang-ini-risiko-gangguan-tidur-yang-perlu-diwaspadai-5cjQqEJanb.jpg Susah tidur (Foto: The telegraph)

SELAMA pandemi Covid-19, sebaiknya kita meningkatkan kualitas tidur yang baik. Ini penting guna meningkatkan imunitas tubuh.

Meski tampak sederhana, namun kualitas tidur yang baik dapat memberikan imunitas tubuh yang kuat agar tidak mudah terinfeksi Covid-19.

 susah tidur

Sayangnya selama masa pandemi Covid-19 banyak orang yang mengalami kesulitan tidur karena stres, kesibukan yang tinggi, serta pola hidup tidak sehat. Tentunya kebiasaan yang tidak baik ini harus diubah agar tidak memengaruhi kesehatan di kemudian hari.

Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Andreas Prasadja, RPSGT menjelaskan, gangguan tidur yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko. Risiko tersebut antara lain kelelahan mental, tidak fokus, dan munculnya penyakit lain seperti hipertensi dan penyakit jantung.

“Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, seseorang perlu memerhatikan dua hal, yaitu jam internal dan durasi terjaga. Jam internal mengontrol siklus tidur-bangun 24 jam melalui pengaruh cahaya dan melatonin,” terangnya belum lama ini.

Ia pun memberikan contoh, misalnya, pada malam hari (ketika tidak ada cahaya), tubuh memproduksi melatonin untuk membuat seseorang mengantuk, begitu juga sebaliknya. Sementara durasi terjaga memengaruhi otak dalam mengakumulasi zat yang menimbulkan rasa kantuk.

 Baca juga: Anak Susah Tidur saat Malam Hari, Mungkin Ini Penyebabnya

“Oleh sebab itu seseorang yang terjaga dalam waktu lama akan lebih mudah tertidur. Tidur terbaik adalah ketika kita dapat menyinkronkan durasi terjaga dengan jam internal,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini