Paparan Lengkap WHO soal Perbedaan Omicron dengan Alpha hingga Delta

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 612 2532127 paparan-lengkap-who-soal-perbedaan-omicron-dengan-alpha-hingga-delta-jf0B20b3qy.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

VARIAN Omicron menjadi varian teranyar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke dalam daftar varian yang patut diwaspadai atau yang biasa disebut dengan Variant of Concern (VoC).

Dibandingkan sebelumnya, varian Omicron diyakini punya kemampuan menular lebih cepat dibandingkan empat varian lainnya, Alpha, Beta, Gamma dan Delta.

Tapi selain transmisi yang lebih cepat, sebetulnya apa lagi karakteristik yang membedakan Omicron dengan empat varian of concern yang lainnya? Menghimpun laporan Covid-19 Weekly Epidemiological WHO, berikut paparan lengkap perbedaan karateristik Omicron dibandingkan varian Alpha, Beta, Gamma hingga Delta.

Paparan WHO

Penularan

Pada aspek transmissibility, diawali dari varian Alpha dilanjutkan dengan varian Beta, Gamma, lalu Delta sifat penularannya disebutkan semakin meningkat. Terakhir, varian Omicron disebutkan kemampuan menularnya semakin meningkat. Ini artinya, Omicron jauh lebih cepat menular dibandingkan empat varian sebelumnya.

Tingkat keparahan penyakit

Level keparahan penyakit akibat varian Omicron diketahui jauh lebih ringan. Resiko kesakitan parah sampai dirawat inap di rumah sakit berkurang, lebih ringan jika dibandingkan terpapar varian Alpha yang punya resiko kesakitan parah hingga rawat inap bahkan hingga kematian.

Serupa dengan Gamma dan Delta, yang punya resiko lebih tinggi untuk sampai dirawat inap dan kesakitan parah jika sampai terinfeksi varian satu ini.

Resiko reinfeksi

Meski punya resiko kesakitan parah yang lebih kecil dibandingkan Alpha, Beta, Gamma dan Delta. Tapi harus menjadi catatan, varian Omicron punya peluang terjadinya reinfeksi alias orang yang sebelumnya sudah pernah positif Covid-19 bisa kembali terinfeksi jika terpapar varian Omicron.

Berbeda jika dikomparasi dengan varian Gamma yang faktor reinfeksinya relatif cukup kecil, bahkan Delta hadir dengan resiko reinfeksi yang berkurang daripada Omicron.

Dampak pada diagnostik

Pada faktor efek diagnostik, varian Omicron disebut bisa dideteksi dengan metode swab tes PCR, dan dampak pada Ag-RDT dari Omicron sejauh ini masih diperiksa namun kemungkinan sensivitasnya menurun untuk mendeteksi Omicron.

Kontras dengan varian Delta dan Beta yang diketahui tidak ada dampak pada RT- PCR atau Ag RDT nya. Sementara varian Alpha memiliki efek terbatas, kegagalan pada target pemeriksaan gen S (SGTF), tak berdampak pada hasil keseluruhan dari target pemeriksaan RT-PCR.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini