Share

Ini Penyebab Infeksi Varian Omicron Timbulkan Sakit Kepala

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 481 2532539 ini-penyebab-infeksi-varian-omicron-timbulkan-sakit-kepala-7pGeB3XoLa.jpg Ilustrasi gejala sakit kepala akibat infeksi covid-19 varian omicron. (Foto: Freepik)

VARIAN omicron yang tengah menjadi kecemasan masyarakat dunia saat ini diketahui hadir dengan gejala yang spesifik. Ini berbeda dari jenis virus lainnya penyebab covid-19.

Omicron disebut hadir dengan satu gejala khusus yang terus muncul pada penderitanya, yakni sakit kepala. Data awal dari Inggris yang diterbitkan di BMJ mencantumkan sakit kepala sebagai salah satu gejala paling umum terinfeksi varian omicron, bersama pilek dan kelelahan.

Baca juga: Studi: Konsumsi 7 Gram Minyak Zaitun Setiap Hari Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Mematikan 

Info grafis covid-19 varian omicron. (Foto: Okezone)

Data Washington State Department of Health yang dirilis pekan lalu memperlihatkan kalau sakit kepala ini menjadi gejala yang banyak dilaporkan oleh para pasien positif omicron. Sebanyak 65 persen pasien dilaporkan mengalami sakit kepala, menjadikan sakit kepala jadi gejala paling umum yang dideteksi oleh departemen kesehatan pada orang dengan varian tersebut.

Sebagai informasi, sakit kepala sendiri sebelumnya sudah dimasukkan sebagai salah satu gejala paling umum dari orang yang positif terinfeksi covid-19 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Baca juga: Begini Cara Daftar Vaksin Booster Covid-19 dan Cek Tiket di PeduliLidungi 

Namun yang menjadi catatan, dibanding akibat varian delta dan jenis mutasi lainnya, sakit kepala lebih banyak dialami pasien varian omicron dipicu virus pernapasan. Demikian dijelaskan dr Amesh A Adalja MD, pakar penyakit menular dari Johns Hopkins Center for Health Security.

"Banyak virus pernapasan, termasuk covid-19, menyebabkan sakit kepala," kata dr Amesh, seperti dikutip dari Yahoo News, Sabtu (15/1/2022).

Ia menambahkan, gejala omicron secara umum lebih ringan dibanding varian sebelumnya, terutama pada orang yang sudah divaksin dosis lengkap. Kemungkinan inilah yang membuat gejala seperti sakit kepala lebih terlihat daripada sebelumnya saat hantaman gelombang varian sebelumnya.

Jika dikaitkan dengan varian omicron, para dokter menilai banyak faktor yang melatarbelakangi. Salah satu contohnya, rasa sakit di kepala ini bisa sebagai tanda tubuh sedang mengalami reaksi inflamasi.

Baca juga: Vaksinasi Booster Dimulai, Menkes Pastikan Stok Vaksin Cukup 

Baca juga: Ini Pentingnya Vaksinasi Booster di Tengah Ancaman Omicron 

"Umummya ini adalah bahwa tubuh Anda mengalami reaksi peradangan saat melawan virus. Sakit kepala, bersama dengan kelelahan, demam, dan tanda-tanda lainnya adalah bagian dari kompleks gejala peradangan itu," jelas dr William Schaffner MD, dokter spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine.

Sementara Profesor Thomas Russo MD, ahli kesehatan spesialis kepala dan penyakit menular, menilai bisa jadi sakit kepala terjadi karena virus omicron fokus lebih pada sistem pernapasan bagian atas, ini artinya termasuk bagian sinus. Sehingga, jadi sangat masuk akal kenapa orang yang terinfeksi omicron akan mengalami sakit kepala.

"Sakit kepala biasanya terjadi dengan peradangan pada sinus. Tambahkan faktor lain seperti stres karena covid-19," ujar Profesor Thomas.

Lalu seperti apa karateristik sakit kepala akibat terinfeksi omicron? Mengingat sebetulnya, sakit kepala sendiri definisinya secara umum memang cukup luas, bisa dari hanya sakit ringan sampai migrain parah.

Baca juga: 5 Vaksin yang Jadi Booster Covid-19, Catat Ya! 

Baca juga: Menkes Stok 400 Ribu Tablet Molnupiravir Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron 

Dokter William Schaffner mengatakan bahwa sakit kepala omicron "lebih cenderung ke frontal". Ini berarti penderitanya mungkin akan merasakan sakit di dahi versus juga di bagian belakang kepala.

Sementara menurut Prof Thomas mengatakan rasa sakitnya bahkan bisa terasa sampai di tulang pipi. "Menekan sinus di dahi dan tulang pipi dan merasakan sakitnya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini