Bisakah Mengetahui Pikiran Orang Lain? Ikuti 4 Metode Psikologi Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 612 2532622 bisakah-mengetahui-pikiran-orang-lain-ikuti-4-metode-psikologi-ini-xhHUjXexXw.jpg Ilustrasi membaca pikiran orang lain. (Foto: Shutterstock)

BISA membaca pikiran orang lain adalah hal yang sangat menarik. Ternyata ini bisa dilakukan melalui metode psikologi.

Hal ini memang kerap dilakukan dengan metode psikologi yang membuat model mental, sehingga memberikan efek untuk menilai secara intuisi pikiran dan perasaan orang lain.

Nah, berikut ini beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membaca pikiran orang lain menggunakan metode psikologi, sebagaimana telah MNC Portal rangkum, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Kisah Haru Neli Agustin, Perias Kampung yang Dihujat tapi Kini Sukses Jadi MUA 

1. Melalui bahasa non-verbal

Hal ini dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk membaca pikiran orang lain dengan cara memanfaatkan perasaan dan emosi orang lain sehingga ekspresinya terbaca, terutama pada wajah dan nada suara.

Kamu dapat meningkatkan kemampuan ini dengan cara memecahkan kode isyarat non-verbal dengan praktik sistematis. Metode ini kerap digunakan oleh pesulap yang membaca isyarat dari penonton yang datang sehingga tahu momen yang tepat untuk melakukan triknya.

Baca juga: Sebelum Dirawat di RS, Sastrawan Remy Sylado 3 Kali Kena Serangan Stroke 

2. Melalui konteks pertimbangan

Ternyata mampu menguasai kemampuan memecahkan kode non-verbal saja tidak cukup untuk membaca pikiran orang lain. Sebagai cara membaca pikiran orang lain, kamu juga harus mempertimbangkan konteksnya. Perilaku yang dapat dibaca tetapi dalam konteks yang berbeda mungkin saja memiliki arti yang berbeda pula.

Pada suatu kasus, jika seorang istri meremas tangan suaminya bisa menggambarkan berbagai hal. Momen tersebut dapat menjadi tanda sayang, marah, dan yang lainnya, bergantung pada konteks yang sedang terjadi.

3. Melalui metode strategi deteksi penipuan

Memang sulit untuk mendeteksi jika seseorang sedang berbohong atau mengatakan yang sebenarnya. Hal ini perlu dilakukan dengan berlatih melihat inkonsistensi dalam perilaku non-verbal pada orang tersebut.

Selain itu, penting juga untuk menganalisis konteksnya dan jangan percaya metode cepat, seperti seseorang yang bohong pasti tidak berani melakukan kontak mata.

Faktanya, seseorang yang berbohong lebih banyak melakukan kontak mata daripada orang yang jujur. Para pembohong tahu semua hal tentang jalan pintas yang kerap dilakukan untuk mendeteksinya.

Baca juga: Resmi Menikah, Vidi Aldiano dan Sheila Dara Serasi Gunakan Pakaian Adat Sunda 

Baca juga: Gempa Guncang Gedung-Gedung Tinggi, Ini Langkah Penyelamatan yang Harus Dilakukan 

4. Melalui metode akurasi empati

Metode akurasi empati ini merupakan cara membaca isyarat telegraf dengan penilaian melalui kata-kata, emosi, hingga bahasa tubuh. Faktanya, setiap orang mengirim sinyal tentang sesuatu yang ada di pikirannya sepanjang waktu, tapi kamu perlu latihan untuk mendengarkan dan menyimpulkan semua hal tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini