Share

Mana Lebih Baik, Vaksinasi Booster Kurang atau Lebih dari 6 Bulan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 16 Januari 2022 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 481 2533001 mana-lebih-baik-vaksinasi-booster-kurang-atau-lebih-dari-6-bulan-jE6yYlUGXE.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

PEMERINTAH telah memulai kick off vaksinasi booster Covid-19 pada Rabu 12 Januari 2022. Vaksinasi ini bersifat gratis untuk dewasa di atas 18 tahun dan diprioritaskan untuk lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan atau immunocompromised.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan vaksin booster dengan mekanisme heterologus (Kombinasi vaksin booster yang berbeda dengan vaksin primer). Selain itu booster juga hanya akan diberikan pada masyarakat yang telah enam bulan melakukan vaksinasi dosis kedua.

Omicron

Senior Manager Strategic Delivery Unit Kementerian Kesehatan, Ririn Ramadhany mengatakan pemerintah telah mencoba membandingkan efek dari mendapatkan booster dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah suntikan kedua dan lebih dari 6 bulan.

"Untuk yang homologus (Vaksin booster sama seperti vaksin primer), sendiri tidak ada perubahan yang signifikan untuk interval kurang atau lebih dari 6 bulan antara suntikan kedua dengan booster," kata Ririn, pada 'Indonesian Congress Symposium on Combating Covid-19 Pandemic Without Boundaries', Minggu (16/1/2022).

Baca Juga : Mulai Vaksinasi Booster, Kemenkes Pastikan Jumlah Stok Vaksin Covid-19 Aman

Selain itu Ririn juga mengamati bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap titer antibodi berdasarkan kelompok usia. Sehingga pada kelompok populasi dengan usia lebih dari 60 tahun, ternyata rata-rata titer antibodi lebih rendah dibanding dengan kelompok usia lain.

"Untuk vaksin heterolog sendiri ada peningkatan yang signifikan dalam titer antibodi setelah mendapatkan booster dengan Moderna. Dan antibodi ini meningkat 67 kali lipat dibandingkan dengan sebelum mendapatkan booster," lanjutnya.

Baca Juga : Lebih dari 1 Juta Orang Indonesia Sudah Dapat Vaksin Booster, Prokes 5M Jangan Kendur!

Kesimpulannya, perbedaan interval booster kurang dari 6 bulan dan lebih dari 6 bulan terletak pada titer antibodi. Antibodi perserta meningkat secara signifikan untuk interval lebih dari 6 bulan. Tapi titer antibodi antar kelompok usia tetap tidak mengalami perubahan yang signifikan untuk vaksin heterolog.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini