Share

4 Jenis Makanan yang Kaya Akan Lemak Tak Jenuh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 17 Januari 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 298 2533465 4-jenis-makanan-yang-kaya-akan-lemak-tak-jenuh-lStsO3CpGV.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENJAGA pola makan memang sangat penting jika ingin mengendalikan kolesterol dalam tubuh. Pasalnya, ketika kolesterol dalam tubuh tidak terkendali, banyak risiko penyakit yang mengintai.

Apalagi saat ini banyak sekali makanan yang tinggi lemak dan memicu kenaikan kolesterol. Karenanya, dengan mengatur pola makan maka risiko kolesterol ini dapat dicegah sejak dini.

Melansir dari Better Me World, tidak semua lemak buruk untuk tubuh. Lemak tak jenuh pun menjaga agar kadar kolesterol dalam darah tetap stabil.

Lemak tak jenuh ini sebenarnya bermanfaat karena dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah secara keseluruhan. Selain itu, lemak tak jenuh juga dapat memberikan energi bagi tubuh manusia. Adapun beberapa menu makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah:

Kolesterol

1. Bebagai macam jenis ikan, seperti salmon, mackerel, atau tuna, dan ikan berminyak yang kaya akan asam lemak omega-3 (lemak yang dapat menurunkan kolesterol LDL "jahat").

2. Kacang-kacangan seperti almond, kacang brazil, dan kenari (almond adalah sumber magnesium, kalsium, dan vitamin E yang baik).

3. Daging merah tanpa lemak seperti daging sapi rendah lemak, daging babi tanpa lemak, atau domba.

4. Minyak nabati dan olesan seperti minyak lobak atau minyak sayur, bunga matahari, zaitun, jagung, dan minyak kenari.

Adapun menu diet yang dapat membantu menurunkan kolesterol adalah apapun makanan yang rendah garam, gula, dan lemak jenuh atau trans serta yang kaya akan asam lemak omega-3. Seseorang juga harus makan tiga porsi ikan berlemak per minggu.

Selain itu, diet tinggi buah dan sayuran juga menjadi suatu keharusan jika seseorang ingin menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Buah dan sayuran yang paling tinggi serat larutnya adalah plum, pir, apel, dan jeruk. Serat larut akan mengikat dengan zat lemak di usus sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini