Share

Tips Membedakan Alergi dan Infeksi, Catat Yuk!

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 481 2534057 tips-membedakan-alergi-dan-infeksi-catat-yuk-lFzd2Hy1Uh.jpg Susu (Foto: Riders digest canada)

PADA masa pertumbuhan terkadang anak-anak mengalami alergi susu sapi. Alergi ini berdampak pada kesehatan yang nantinya akan mengganggu proses tumbuh kembang si kecil.

Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan SpA(k), M.Kes. mengatakan, gejala alergi susu sapi akan muncul pada tiga organ utama.

 susu

Gejala itu terjadi pada saluran cerna, kulit, dan saluran napas. Terdapat gejala berat akibat tidak segera ditangani yakni anafilaksis (alergi parah yang mengancam jiwa).

“Tapi dalam kasus alergi, diare yang paling sering muncul atau mulas. Pada kulit, gejala terbanyak adalah dermatitis atopik. Pada saluran napas paling banyak asma dan rinitis,” ujar Prof Budi.

Apabila menemukan gejala pada saluran napas, seseorang harus bisa membedakan antara alergi dan infeksi.

Cara membedakan alergi dan infeksi dilihat selama batuk dan pilek. Apakah gejala tersebut disertai demam atau tidak, atau apakah batuk sering terjadi di malam atau setiap hari. Pemeriksaan dahak juga bisa dilakukan.

“Kalau infeksi kejadian batuk pileknya bisa terjadi sepanjang hari, sementara kalau alergi biasanya malam hari. Kalau infeksi, dahaknya kental sementara alergi itu dahaknya hanya encer. Itu cara untuk membedakan alergi dan infeksi virus di masa pandemi,” lanjutnya.

 Baca juga: Sering Mendengkur? Bisa Jadi karena Anda Alergi

Intinya segala macam gejala yang terjadi atau timbul pada anak, harus segera dikonsultasikan dengan dokter. Nantinya dokter akan memastikan apakah betul anak tersebut mengalami alergi dan mencari sumbernya. Jika alerginya berasal dari susu sapi, sudah pasti akan dilakukan tata laksana sesuai Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini