Share

Sering Melewatkan Sarapan, Berikut 4 Dampak Buruknya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 612 2534167 sering-melewatkan-sarapan-berikut-4-dampak-buruknya-JHw6gM1lTp.jpg Sarapan (Foto: Tripadvisor)

APAKAH kamu sering berangkat ke kantor terburu-buru hingga melupakan sarapan. Kalau sering melakukan hal itu, maka hentikanlah.

Apalagi sarapan merupakan salah satu kegiatan terpenting di waktu pagi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk pergi bekerja.

Jarang sarapan bisa berdampak pada kesehatan tubuh, salah satunya bisa beresiko terkena penyakit hingga mengganggu sistem metabolism tubuh seperti dilansir dari Stylecraze. Lalu apa saja dampak buruknya?

 diabetes

1. Resiko terkena diabetes Tipe-2 lebih tinggi

Berdasarkan penelitian dari Harvard University School of Public Health menunjukkan bahwa wanita yang memiliki kebiasaan menghindari sarapan memiliki resiko terserang penyakit diabetes tipe 2 lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang sarapan setiap hari.

Itu karena adanya hubungan antara diabetes tipe 2, gula darah, dan insulin. Melewatkan sarapan pagi benar-benar dapat menyebabkan lebih banyak resistensi insulin.

Resistensi insulin adalah suatu kondisi yang membutuhkan lebih banyak insulin untuk membawa gula darah ke kisaran normal. Ketika sudah sampai pada tahap kronis, ada faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2.

2. Resiko terkena kanker

Melewatkan sarapan bisa membuat Anda makan berlebihan di siang hari. Hal ini dapat membuka jalan bagi peningkatan prevalensi obesitas. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Cancer Research UK, ditemukan bahwa seseorang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki peningkatan risiko terkena kanker.

 

3. Bikin migrain

Melewatkan sarapan pagi dapat memicu penurunan kadar gula secara besar-besaran, yang dapat memicu pelepasan hormon yang dapat menyebabkan kadar glukosa yang rendah. Jika kebiasaan ini dibiarkan secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan meningkatnya tekanan darah, sehingga memicu migrain dan sakit kepala.

4. Resiko terkena penyakit jantung

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA, pria yang melewatkan sarapan memiliki peluang sekitar 27% lebih besar untuk mengalami serangan jantung jika dibandingkan dengan mereka yang sarapan.

Tak hanya itu, orang yang menghindari sarapan juga diketahui memiliki peningkatan kerentanan terhadap hipertensi, yang menyebabkan penyumbatan arteri. Sehingga berisiko menimbulkan penyakit kardiovaskular kronis, termasuk stroke.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini