Share

Vaksin Covid-19 Disebut Miliki Kandungan Logam Berbahaya, Ini Faktanya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 481 2534408 vaksin-covid-19-disebut-miliki-kandungan-logam-berbahaya-ini-faktanya-Z9nxNr3wgk.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Freepik)

BELUM lama ini beredar informasi yang menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 mengandung logam berbahaya. Akibatnya seseorang yang telah melakukan vaksinasi harus menjalani detoks untuk mengeluarkan kandungan berbahaya dalam tubuh.

Tentunya informasi yang beredar tersebut membuat resah dan menyebabkan masyarakat ragu untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Lantas apakah informasi yang beredar tersebut benar atau hanyalah hoax semata?

 Vaksin Covid-19

Merangkum dari laman Instagram @faktacovid19.id, Selasa (18/1/2022) memastikan bahwa pernyataan tersebut salah atau hoax. Vaksin tidak mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh, dan detoks juga tidak diperlukan setelah divaksin.

Vaksin yang digunakan di Indonesia sudah lolos perijinan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan telah terbukti aman dan bermanfaat. Seluruh vaksin Covid-19 yang telah diizinkan untuk disuntikkan di Indonesia sudah melewati berbagai tahapan penelitian.

Salah satunya, uji klinis dilakukan secara bertahap ditujukan untuk memastikan keamanan serta kebermanfaatan suatu vaksin baru secara berlapis. Perlu diketahui vaksin bukanlah produk atau hal baru dalam dunia kesehatan.

Secara umum vaksinasi telah dilakukan sejak abad ke-17 di dunia. selama kurun waktu tersebut, vaksinasi terbukti aman dan bermanfaat mengurangi angka kematian dan angka kesakitan, bahkan mengeradikasi (Menghilangkan) suatu penyakit di bumi seperti cacar (Smallpox).

 Baca juga: 1,4 Juta Vaksin AstraZeneca Bantuan Belanda dan Jepang Tiba di Indonesia

Perlu ditekankan, bahwa vaksin tidak memiliki kandungan yang berbahaya bagi tubuh manusia. Tidak ada kandungan yang berbahaya di dalam semua vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia. Kandungan vaksin secara umum adalah protein atau antigen virus, garam dapur, adjuvant , zat stabilisator, dan lainnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini