Share

60 Persen Stok Vaksin Covid-19, Hasil Donasi Negara Maju

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 481 2534519 60-persen-stok-vaksin-covid-19-hasil-donasi-negara-maju-Kamt3S9GZm.jpg Vaksin (Foto:ECDC)

PASOKAN vaksin Covid-19 yang dimiliki Indonesia saat ini, ternyata sebagian besar merupakan hasil hibahan atau donasi dari para negara maju.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR awal pekan ini.

 Menkes

“Kalau ditanya stok sekarang itu hampir sebagian besar, mungkin lebih dari 60 persen mendekati 70 persen adalah vaksin donasi karena kita banyak dapat vaksin donasi,” Menkes Budi dikutip dari kanal Youtube Komisi IX DPR RI, Rabu (19/1/2022).

Dari data Kementerian Kesehatan RI, saat ini Indonesia memiliki stok vaksin Covid-19 sebanyak 450 juta. Dari stok 450 juta tersebut, ditargetkan sebanyak 300 juta vaksin akan disuntikkan dalam pekan ini.

Menkes Budi mengungkapkan, vaksin donasi yang diterima Indonesia seperti AstraZeneca, Pfizer dan Moderna diketahui memiliki usia yang singkat.

“Kita banyak dapat vaksin donasi itu yang expire datenya pendek, rata-rata paling lama 3 bulan sampai ada yang 6 bulan,” tambahnya.

Tapi jangan khawatir, Indonesia juga memiliki stok vaksin Covid-19 yang didapatkan hasil dari pembelian langsung ke produsen vaksin.

 Baca juga: Dokter Reisa Sebut Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Tembus 300 Juta Dosis

Salah satunya, vaksin CoronaVac yang baru saja diketahui masuk ke Indonesia pada Minggu 16 Januari lalu. Stok enam juta dosis vaksin Covid-19 ini diketahui dibeli pemerintah Indonesia dari PT. Sinovac, pembelian ini dilakukan demi menjamin stok vaksin di Tanah Air agar tetap aman.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini