Share

Komunitas Peduli Kesehatan Mental Ajak Masyarakat untuk Ikut Lari

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 612 2534680 komunitas-peduli-kesehatan-mental-ajak-masyarakat-untuk-ikut-lari-v6OLvHpkv3.jpg Lari (Foto: Shutterstock)

SEJUMLAH komunitas peduli kesehatan mental melakukan kampanye terbuka melalui ajang #pelarian merupakan kampanye terbuka dan collective movement bagian dari modern-day culture yang menyasar kepada kaum muda generasi milenial dan gen-Z.

Aksi ini diperuntukkan dan sekaligus mengajak kaum muda generasi milenial dan gen-Z, untuk lebih peduli dan menumbuhkan kesadaran kolektif akan isu kesehatan mental. Terlebih saat pandemi, di mana sebagian besar masyarakat mengalami gangguan terhadap kesehatan mentalnya.

komunitas 

Strategic Planner Creative Tribe, Iman Sadeqh mengatakan, ajang lari ini adalah sebuah collective movement atas bentuk kepedulian, concern, niat dan ikhtiar baik untuk kesadaran kesehatan mental.

"Khususnya bagi generasi milenial dan gen-Z yang begitu terdampak selama masa pandemi covid-19. #pelarian adalah sebuah kegiatan untuk menjatuhkan diri dari bentuk isu kesehatan mental seperti anxiety, depresi, stress dan masalah lainnya," ujarnya saat konferensi pers Gerakan Pelarian untuk Kesehatan Mental, Rabu (19/1/22).

Lebih lanjut, ajang lari ini dilaksanakan dalam bentuk aktivitas berlari bersama di tempat berbeda, yakni sebagai bentuk awareness dan kepedulian akan isu mental health. Selain itu mengupayakan agar setiap orang yang turut serta bisa mengatasi rasa cemas, dan lebih mencintai diri sendiri sambil mencari tahu lebih banyak tentang hal ini dari para ahlinya.

"Bersama dengan partner yang berbagi tujuan sama, kami ingin #pelarian mampu memicu dampak positif ke banyak orang, seluas-luasnya, mengilhami semangat kita hadapi bersama, dengan positivitas dan cara nyata yang sederhana dan menyenangkan," terangnya.

Ia menambahkan,kebiasaan berlari dirasakan sudah menjadi bagian dari modern culture yang dekat dengan keseharian kaum muda. Saat ini pihaknya berupaya untuk berkomunikasi dengan lebih banyak komunitas di berbagai kota di Indonesia untuk memperkuat dan memperbesar jalinan kolaborasi ini.

Sementara itu, Peneliti psikologi sekaligus pendiri HatiPlong, Farah Djalal menjelaskan, salah satu terapi terbaik untuk mengembalikan kesehatan mental yang terganggu adalah dengan cara lari.

Dimaksud lari ini , kata Farah, bukan berarti lari dari masalah. Akan tetapi melakukan kegiatan olahraga lari, di mana setiap gerakannya akan berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental.

"Penting banget antara kesehatan fisik dan mental itu sejalan. Untuk terbaring sakit tapi happy. Kita happy tapi fisik gak oke. Mangkanya ini menjadi ajang yang penting banget untuk awareness keduanya," tuturnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini