Share

Menteri Bintang: Kekerasan Seksual Meningkat Seiring Merbaknya Pandemi Covid-19

Siska Permata Sari, Okezone · Rabu 19 Januari 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 612 2534752 menteri-bintang-kekerasan-seksual-meningkat-seiring-merbaknya-pandemi-covid-19-jmhxhzbjJJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KASUS kekerasan seksual terhadap perempuan memang masih sering terjadi, meskipun saat ini mengalami penurunan. Tapi, kekerasan pada perempuan tersebut lebih banyak yang tidak diungkapkan, ketimbang yang mengadu.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menjelaskan, sekalipun terdapat penurunan prevalensi kasus kekerasan, namun patut menjadi perhatian bahwa laporan kekerasan.

"Khususnya seksual turut meningkat seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19. Kalau kami melihat data, menunjukkan sepanjang 2021 terdapat 10.247 kasus kekerasan terhadap perempuan di mana 15,2 persen adalah kekerasan seksual,” kata Bintang Puspayoga dalam acara Media Talk secara virtual, Rabu (19/1/2022).

Kekerasan Seksual

Meskipun prevalensi kekerasan terhadap perempuan cenderung menurun berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2021, namun sejatinya kasus kekerasan masih tinggi. Bahkan dia menyebut bahwa kasus kekerasan seksual sendiri masih seperti fenomena gunung es.

“Tentu angka-angka ini sangat memprihatinkan dan bahkan belum menggambarkan fenomena kasus kekerasan yang sesungguhnya. Ini karena kita ketahui bersama, bahwa isu kekerasan seksual ini merupakan fenomena gunung es, di mana permasalahan yang terjadi sebenarnya lebih kompleks dan lebih besar dari masalah yang terlihat di permukaan,” ujarnya.

Dia mengatakan, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang terlaporkan masih sedikit jumlahnya. “Kita katakan, bahwa kekerasan seksual ini adalah seperti fenomena gunung es, di mana yang terlaporkan sangat sedikit, sedangkan sejatinya kekerasan seksual itu cukup tinggi,” jelas dia.

Menurutnya, masyarakat bisa berani dalam melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami. Dia juga meminta ketegasan aparat dalam mengusut tuntas kekerasan seksual yang terjadi terhadap perempuan.

“Kami sering sampaikan kepada teman-teman aparat penegak hukum agar bagaimana pun kasus yang terjadi, kapanpun, dimanapunv siapapun pelakunya, kasus ini harus diselesaikan secara tuntas dan cepat," jelas dia.

"Artinya, masyarakat jangan ragu menyampaikan atau melaporkan kasus yang menimpa. Tentunya ketika melaporkan, kita yakinkan bahwa kasus ini akan tertangani dengan baik,” kata Bintang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini