Share

Masker Kain Tak Lindungi dari Omicron Meskipun Sudah Didobel?

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 481 2535310 masker-kain-tak-lindungi-dari-omicron-meskipun-sudah-didobel-G5jp5jMUyP.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENCEGAH Covid-19 tidak hanya berfokus pada kebersihan tangan tapi juga kondisi hidung harus steril. Sekalipun menggunakan masker, virus masih bisa lolos apalagi kalau pakai jenis masker yang kurang tepat.

Sudah banyak mutasi virus corona di dunia maupun Indonesia. Varian Delta hingga yang terbaru Omicron masih menghantui masyarakat.

CDC merekomendasikan seorang untuk dapat memilih untuk menggunakan respirator N95 sekali pakai.

Sebab, respirator N95 dapat menyaring 95 persen dari semua partikel di udara bila digunakan dengan benar.

Sementara untuk masker bedah biasa bisa jadi alternatif bagi dokter dan perawat ketika berinteraksi dengan pasien yang terinfeksi virus corona.

Sementara itu, Lawrence Gostin selaku Direktur Pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Hukum Kesehatan Global menuturkan, Omicron mungkin pathogen yang paling menular di bumi saat ini. Nah, apakah double masker sekarang sudah tidak dapat menahan virus menginfeksi manusia?

 masker kain

Gostin menjelaskan, masker kain yang sekarang digunakan sebagai pelengkap double masker, itu hampir sama sekali tidak dapat melindungi manusia dari virus Omicron ini.

“Saat ini penggunaan masker kain hampir tidak dapat melindungi seseorang dari virus Omicron. Untuk melindungi dari varian Delta pun masker kain hanya memiliki efektifitas 20-30%. Bagaimana dengan Omicron yang lebih menular, efektifitasnya dapat diabaikan” ucap Prof Gostin.

Bukan hanya soal masker yang bisa membantu mencegah penularan virus corona dari udara, menjaga kebersihan hidung juga jadi bagian penting. Pengamat keseharan dr Ali Alkatiri mengatakan, nose sanitizer dapat dipakai untuk membantu membersihkan hidung sekaligus mencegah virus.

"Masyarakat harus paham bahwa manusia bisa terinfeksi virus Covid-19 karena virus masuk salah satunya melalui saluran pernapasan. Cara preventif yang harus dilakukan adalah memastikan virus tidak masuk ke paru-paru, atau membunuh virus yang sudah masuk di saluran pernapasan," katanya.

Dia menjelaskan, virus yang masuk akan berada selama beberapa hari di saluran pernapasan kita yaitu rongga hidung dan nasofaring, di saat itulah kita harus membunuh virus tersebut sebelum masuk ke paru-paru.

"Jadi masyarakat harus lebih menjaga diri dengan melakukan tindakan preventif yang lebih baik," terang dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini