Share

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Sebelum Menikah Cegah Stunting, Termasuk Tes Hb

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 481 2535332 pemeriksaan-kesehatan-calon-pengantin-sebelum-menikah-cegah-stunting-termasuk-tes-hb-QyST4oRMgH.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

INDONESIA masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan gizi terutama gizi kurang atau stunting. Di Indonesia berdasarkan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan prevalensi stunting sebesar 24,4%. Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam rpjmn 2020-2024, yakni 14%.

Pada saat anak stunting maka terjadi gagal tumbuh ditunjukkan dengan tinggi badan pendek dan perkembangan intelektual terhambat. Dalam jangka panjang dapat menimbulkan dampak pada gangguan metabolik yang meningkatkan risiko individu obesitas, diabetes, stroke, dan jantung.

Konsultasi Kesehatan

Karenanya, untuk mengatasi masalah tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengimbau agar setiap pasangan calon pengantin melakukan sejumlah tes kesehatan guna melahirkan generasi yang lebih baik.

Baca Juga : Cegah Stunting, Ibu Hamil Harus Perhatikan Penambahan Berat Badan

Terutama untuk pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Umumnya, kadar hemoglobin di bawah 13 g/dL bagi pria dan 12 g/dL bagi perempuan sudah dianggap rendah. Kadar hemoglobin rendah mungkin menandakan sebuah penyakit atau gangguan kesehatan, salah satunya adalah anemia.

Baca Juga : Cegah Stunting, Anak Harus Diberi Susu UHT Bukan Susu Kental Manis

Mengutip dari WHO atau World Health Organisation, kadar Hb ibu hamil sebagainya dijaga lebih dari 11 g/dL. Berbeda dengan perempuan yang tidak hamil, ibu hamil disebut mengalami anemia bila kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL.

Pemeriksaan itu dapat dilakukan paling lambat 3 bulan menjelang hari pernikahan. Jadi, ketika calon ibu ternyata memiliki anemia, masih ada waktu 90 hari untuk mengonsumsi obat tambah darah guna menaikkan kadar Hb dalam darah.

"Makanya dikasih waktu 3 bulan, supaya kalau hasilnya kurang baik bisa minum obat tambah darah," katanya dalam Konpers RTM terkait Tindaklanjut Ratas Konvergensi Anggaran Pusat dan Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting, Kamis (20/1/2022).

Sebagai informasi, Hb adalah protein kaya zat besi dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Protein ini juga berfungsi memberi warna merah pada darah.

Pada kadar normal, hemoglobin memiliki banyak fungsi dalam tubuh. Oleh karena itu, kadar hemoglobin yang normal harus selalu dijaga. Selain memberikan warna, hemoglobin juga membantu sel darah merah mengambil bentuk alaminya, yaitu bulat dengan bagian tengah yang lebih rata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini