Share

6 Negara dengan Kasus Omicron Terbanyak, Mana Saja?

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 481 2535553 6-negara-dengan-kasus-omicron-terbanyak-mana-saja-kv7XhtJhyf.jpg Kasus Omicron (Foto: Antara)

TAK butuh waktu lama, mutasi terbaru dari virus penyebab infeksi Covid-19, varian Omicron sudah menyebar dengan cepat di dunia.

Dari keterangan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, saat ini Omicron diketahui sudah menyebar ke setidaknya 150 negara di dunia dengan lebih dari 500 ribu kasus positif dengan Omicron terdeteksi.

 omicron

Dari 150 negara yang sudah ditemukan ada kasus Omicron, ada 6 negara dengan kasus Omicron terbanyak. Amerika Serikat, Perancis, Australia, Kanada, Italia, dan Inggris.

“Amerika Serikat, Perancis, Australia, Kanada, Italia, dan Inggris, enam negara ini berkisar 3.000 hingga 160 ribu kasus Omicron. Jika dilihat secara umum, 6 negara ini memperlihatkan kenaikan kasus yang signifikan diikuti dengan sedikit kenaikan angka kematian dan kebutuhan rawat rumah sakit,” jelas Prof. Wiku, dalam siaran pers Juru Bicara Pemerintah.

Prof. Wiku mengungkapkan, ternyata lima dari enam negara ini diketahui tidak menerapkan aturan wajib karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), berbeda dengan Indonesia yang menerapkan aturan wajib karantina 7x 24 jam bagi seluruh pelaku perjalanan luar negeri.

“5 dari 6 negara ini tak menerapkan aturan wajib karantina PPLN pada saat memasuki negaranya. Hanya Perancis yang wajib karantina, sedangkan yang lainnya hanya menutup akses kedatangan dari negara-negara beresiko tinggi,” imbuhnya.

 Baca juga: Pasien Omicron Boleh Isoman di Rumah, Apa Syaratnya?

Data kasus positif Covid-19 di enam negara di atas, tercatat mengalami kenaikan sangat drastis. Tercatat Italia kasus positifnya naik 122 kali lipat menjadi 1,3 juta kasus per minggu, Australia naik 62 kali lipat menjadi 760 ribu kasus per minggu, Perancis naik 43 kali lipat menjadi 2 juta kasus per minggu, lalu Kanada yang naik 18 kali lipat menjadi 320 ribu kasus positif per minggu, Inggris mengalami kenaikan dua kali lipat menjadi 700 ribu kasus per minggu. Terakhir ada Amerika Serikat yang naik 11 kali lipat, menjadi 5,6 juta kasus per minggu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini