Share

Vaksin Booster Dinilai Efektif Melawan Omicron

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 481 2535659 vaksin-booster-dinilai-efektif-melawan-omicron-GXZYXFeaO3.jpg Vaksin booster (Foto: The scientist)

PREDIKSI kasus Omicron akan melonjak di pertengahan Februari hingga awal Maret menjadi perhatian pemerintah. Imbauan kepada masyarakat untuk lebih disiplin jalani protokol kesehatan pun digaungkan kembali.

Pemberian vaksin booster pada kelompok rentan, dalam hal ini lansia, menjadi upaya pemerintah melindungi mereka dari serangan Omicron. Vaksin booster dinilai bisa memberikan perlindungan ekstra di situasi pandemi yang masih terjadi sampai sekarang.

 Vaksin Covid-19

"Vaksin booster sangat efektif melawan Omicron," tegas Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman, pada MNC Portal, Jumat (21/1/2022).

Ia melanjutkan, ini bisa dilihat di studi Israel, termasuk juga beberapa negara bagian Amerika Serikat yang paling meledak adalah wilayah dengan cakupan vaksin boosternya kurang atau tidak ada sama sekali.

Lalu, efektivitas vaksin booster dalam menghadapi Omicron juga bisa dilihat di studi yang dilakukan di Australia. Jadi, pada negara bagian yang cakupan vaksin boosternya tinggi, kasus penularan infeksi ataupun hunian rumah sakit, jauh lebih rendah.

"Jadi, kalau bicara vaksin booster, secara umum, memberi dampak baik pada kesehatan manusia. Meski, sudah di-booster pun tidak menjamin seseorang tidak akan terinfeksi," terang Dicky.

Kementerian Kesehatan mencatat hingga 18 Januari 2022, sudah 300 juta suntikan vaksin Covid-19 diberikan. Secara detail, untuk dosis pertama telah mencapai 177.577.002, dosis kedua (120.985.959), dan dosis ketiga atau booster sudah disuntikkan sebanyak (1.676.424).

Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi terus mengingatkan kepada masyarakat agar tidak pernah kendor mematuhi protokol kesehatan.

 Baca juga: Jangan Remehkan Kondisi MIS-C Akibat Covid-19

"Meski sudah divaksin dosis lengkap maupun booster, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan 5M untuk memberikan perlindungan optimal," tambah Siti Nadia, beberapa waktu lalu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini