Share

Awalnya Pesimis, Kepala BRIN Resmi Luncurkan RT-LAMP untuk Deteksi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 481 2535827 awalnya-pesimis-kepala-brin-resmi-luncurkan-rt-lamp-untuk-deteksi-covid-19-z2vkH2bhuY.jpeg RT-Lamp alat deteksi Covid-19 (Foto: BRIN)

KEPALA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko resmi meluncurkan RT-LAMP. Alat tes Covid-19 tersebut merupakan inovasi dari Pusat Riset Kimia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurutnya, alat ini salah satu bukti nyata bagaimana periset BRIN yang berasal dari berbagai pusat riset, ada dari kimia, fisika, Eijkman, dan Labkesda Banten, bersama-sama membuat karya inovasi untuk kebaikan bangsa Indonesia.

Kepala BRIN

"Saya pesimis awalnya (dengan inovasi RT-LAMP), makanya saya tidak mau mengeksposnya sebelum itu terbukti secara scientific dan regulasi," terang Handoko di Webinar Product Launching RT-Lamp, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga : Akurasi Setara PCR, Metode LAMP Mampu Deteksi Covid-19 Kurang dari 1 Jam

RT-Lamp

Tapi, setelah melewati proses yang panjang, RT-LAMP berhasil diakui secara scientific dan regulasi. Izin edar alat RT-LAMP pun sudah keluar dari Kementerian Kesehatan secara reguler, bukan darurat. Karena itu, RT-LAMP izin edarnya berlaku hingga Januari 2027.

Baca Juga : Dapatkan Izin Edar Kemenkes, Berapa Harga Alat Tes Covid BRIN?

Handoko pun dikesempatan ini menegaskan bahwa RT-LAMP benar-benar dikerjakan di Indonesia, tepatnya di Lebak Bulus,Jakarta. Ini benar-benar karya anak bangsa.

"Alat RT-LAMP ini sudah valid. Ini dibuat di Lebak Bulus, Jakarta, lho, bukan di Israel," kata Handoko di Webinar Peluncuran RT-Lamp, Jumat (21/1/2022).

Pengembangan alat inovasi ini melibatkan beberapa pihak, termasuk sektor swasta yaitu PT Biosains Medika Indonesia. Keterlibatan industri swasta dalam pembuatan RT-LAMP ini pun menunjukkan bahwa industri BRIN sudah valid.

"Kepercayaan industri terjadi karena melihat semangat teman-teman dalam membuat inovasi untuk bangsa. Semoga ini jadi awal kolaborasi yang baik untuk ke depannya," tambah Handoko.

RT-LAMP atau reverse transcription loop mediated isothermal amplification adalah inovasi dari Pusat Riset Kimia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Alat tes Covid-19 ini hasil pemeriksaannya setara dengan RT-PCR dengan lama waktu uji kurang dari sejam sudah ketahuan hasilnya.

Alat kesehatan ini sendiri sudah memiliki Nomor Izin Edar Alat Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yakni Kemenkes RI AKD 2030322XXXX. Nama merek alat tes Covid-19 BRIN ini adalah Qi-LAMP-O.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini