Share

Tanggapan Pakar Kesehatan terkait Kasus Siswa Meninggal Usai Divaksin Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 481 2536747 tanggapan-pakar-kesehatan-terkait-kasus-siswa-meninggal-usai-divaksin-covid-19-dQi4Jk4wAi.jpg Divaksin Covid-19 (Foto: Healio)

SEORANG siswa kelas 6 SD di salah satu sekolah Sukabumi dikabarkan meninggal dunia usai melakukan vaksinasi di sekolahnya pada Jumat 21 Januari 2022. Sebelum meninggal, siswa tersebut dikatakan mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa demam.

Terkait dengan hal tersebut, Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i memberikan tanggapannya. Ia mengatakan, turut prihatin dan menyampaikan dukacita yang sedalamnya untuk pihak keluarga.

 Vaksin Covid-19

"Tanggapan saya terhadap kasus ini tetap yang namanya meninggal adalah sedih. Artinya kita turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga," kata dr. Fajri dalam penjelasannya.

Meskipun demikian, data investigasi diperlukan untuk memastikan apakah anak tersebut meninggal dunia gara-gara divaksin atau hal lain. Selain itu perlu diketahui juga apakah sang anak memiliki riwayat mengalami sakit.

Data tersebut bisa diketahui melalui dokter yang merawatnya.

"Sebab tidak ada dokter yang bisa menjawab kecuali dokter yang merawatnya dan otoritas yang terkait di sana yang memiliki kewenangan untuk menjawab dan data ini. Selebihnya tidak ada yang punya data," tambahnya.

Menurutnya Komnas atau Komda KIPI mungkin memiliki data terkait dengan kejadian tersebut. Sebab keduanya memiliki hak dan kewajiban untuk menginvestigasi. Sebab, di luar itu tidak ada orang yang tahu jawaban pastinya.

 Baca juga: WHO Rekomendasikan Dosis Vaksin Pfizer Dikurangi untuk Anak di Bawah 12 Tahun

"Sehingga kita menunggu investigasi terkait kasus ini. Namun, di dunia belum ada kasusnya (meninggal) akibat vaksin Covid-19," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini