Share

Psikolog Pendidikan: Orangtua Tak Bisa Menuntut Anak Harus Berprestasi

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 612 2537026 psikolog-pendidikan-orangtua-tak-bisa-menuntut-anak-harus-berprestasi-pZV0Wqhpj3.jpg Anak sekolah (Foto: Oddity)

KEADAAN psikologis anak-anak harus diperhatikan oleh orangtuanya. Misalnya dalam hal belajar dan prestasi atau nilai yang didapatkannya di kelas, harus tetap diapresiasi meski tidak sesuai ekspektasi.

Psikolog Pendidikan, Ponti Almas Karamina, M.Psi mengatakan, perlunya pendampingan dan dukungan besar dari orangtua agar anak tidak down ketika mendapatkan nilai yang tidak sesuai harapannya.

"Harusnya sebagai orangtua tidak boleh menekan anak-anaknya untuk tetap mendapatkan nilai terbaik di sekolahnya, selalu berprestasi," katanya dalam keterangannya dalam webinar penerimaan rekor MURI Pahamify belum lama ini.

anak belajar

Lebih lanjut, apalagi ketika anak akan menghadapi ujian masuk universitas seperti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), jangan memaksakan kehendak dari orangtua si anak harus masuk ke dalam jurusan yang diinginkannya. Sebab, setiap anak memiliki keunggulan di bidang yang berbeda-beda, dan hal inilah yang perlu difokuskan.

Kemudian, nilai yang diperoleh anak di sekolahnya tidak harus melulu semua baik. Ia menegaskan, sebab prestasi setiap anak berbeda-beda, misalnya anak unggul di bidang seni. Untuk itu orangtua disarankan agar tidak memaksanya fokus ke bidang sains.

"Nilai pelajaran di sekolah semua memang mengharapkan yang terbaik, tapi tidak semua harus seperti itu. Bisa fokus saja ke salah satunya," terangnya.

Ponti menjelaskan, oleh karena itu pada dasarnya setiap anak tidak ingin mengecewakan orangtua. Kemudian mereka juga tidak ingin berselisih paham dan di sinilah menjalin komunikasi yang terbuka dan baik perlu dilakukan oleh keduanya.

Selain tidak ingin mengecewakan orangtua, tetapi ia sendiri sebagai anak, individu, menjelang dewasa pada akhirnya sudah memiliki keinginan sendiri yang disesuaikan dengan minat dan kemampuannya.

Baca juga: Perlunya Anak-Anak Ikut Perlombaan Matematika Online

"Tahu darimana kemampuannya? bisa dilihat dari kegiatannya sehari-hari, dari try out, atau konsultasi dengan guru-guru di sekolah yang mengajarnya. Misal guru BK atau wali kelas," pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini