Share

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pasien Diabetes Dalam Pengobatan

Antara, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 481 2537524 kesalahan-yang-sering-dilakukan-pasien-diabetes-dalam-pengobatan-6UNX3F83k5.jpg Diabetes (Foto: Quick and dirty tips)

SEMUA pasien pasti ingin sembuh, termasuk pasien diabetes. Namun terdapat sejumlah kesalahan yang sering dilakukan penderita diabetes.

Konsultan Endokrin dari RS Cipto Mangunkusumo, dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD-KEMD, FINASIM mengatakan, ingin pasien sembuh total dan tidak makan obat dengan rutin. "Datangnya ke dukun, inginnya langsung sembuh. Sayangnya, kita belum mampu seperti itu," katanya.

Padahal, diabetes termasuk penyakit yang melekat seumur hidup. Namun, bukannya tak mungkin diatasi, yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat dan konsumsi obat anti diabetes sesuai resep dokter.

 diabetes

Selain itu, lanjut Dokter Tarigan, penderita juga umumnya baru mengontrol gula darah dan meminum obat teratur jika sudah muncul keluhan atau bila sudah ada komplikasi. Ini kesalahan yang sering dilakukan.

Keluhan pasien, di antaranya, sering merasa kehausan, luka tak sembuh-sembuh, sering buang air kecil kala malam, gigi mudah tanggal, lalu keputihan (pada perempuan) yang tak sembuh dan luka yang pulihnya memakan waktu lama.

Sementara komplikasi yang biasanya muncul tergantung pada organ yang diserang di antaranya, stroke (bila menyerang otak), gagal ginjal (ginjal), impotensi pada laki-laki (organ reproduksi), gangguan sirkulasi darah dan sistem saraf.

Tarigan mengatakan, sekalipun penderita mengontrol gula darahnya dan berkonsultasi dengan dokter, namun seringkali tak rutin.

"Menganggap sekali terkontrol akan terus terkontrol. Enggak mau periksa lagi. Padahal, Belum tentu sekali terkontrol selalu terkontrol. Diabetes termasuk penyakit kronik progresif," kata dia.

Di samping itu, kesalahan lainnya, ialah kekhawatiran penderita bila mengonsumsi obat terus menerus akan merusak ginjal.

"Obat diabetes melitus telah diteliti dan dibuat untuk dikonsumsi jangka panjang. Aman dan tidak merusak ginjal," kata Tarigan

Terakhir, lanjut dia, ialah ketakutan penderita terhadap insulin.

"Takut menggunakan insulin. Ini karakter yang sering kita (para dokter) hadapi. Seringkali dianggap kiamat oleh dia (penderita)," tutur Tarigan.

 Baca juga: Kurangi Risiko Penyakit Kronis, Stop Gaya Hidup Tidak Sehat!

Oleh karena itu, pasien diabetes harus mengurangi berbabagi kesalah yang dilakukan agar penyakit mereka bisa diatasi dengan baik.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini