Share

3 Pasien Meninggal Akibat Omicron, Begini Penjelasan Menkes

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 481 2538859 3-pasien-meninggal-akibat-omicron-begini-penjelasan-menkes-XFH4DU4uUp.jpg Varian Omicron (Foto: Antara)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tingkat hospitality dan fatality rate varian Omicron di Indonesia masih memenuhi standar guidance. Saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengonfirmasi 1.988 kasus Omicron di Tanah Air, sementara sudah ada tiga pasien yang meninggal akibat varian asal Afrika Selatan ini.

Dalam Konferensi Pers Kesiapan Gelombang Ketiga Covid-19, Kamis (27/1/2022), Menkes mengatakan, menurut guidance berdasarkan data dari luar negeri, tingkat hospitalisasi rate varian Omicron sekira 1-4 persen. Sementara tingkat risiko seseorang yang masuk ke dalam ICU <1-1 persen.

 Menkes

“Kalau di Indonesia saat ini masih di dalam guidance. Tapi sampelnya masih terlalu kecil. Sebab Whole Genome Sequencing (WGS) Indonesia masih terbatas pada 12 alat,” terang Menkes.

Menurutnya alat WGS yang tersedia di Indonesia saat ini hanya memiliki kapasitas untuk mendeteksi sekira 1.700-2.000 sampel per bulan. Alhasil akan sangat sulit jika sampel yang masuk untuk diperiksa mencapai 3.000 per hari. Sebab pemeriksaan tersebut membutuhkan waktu selama 5 hari untuk memeriksa varian Omicron.

 BACA JUGA:Menkes Budi: Pasien Omicron Meninggal Menjadi 3 Orang

“Kita sedang memastikan terima reagen PCR S Gene Target Failure (SGTF) supaya lebih cepat. Tapi sampai sekarang angka yang saya lihat di Indonesia masih di dalam range fatality dan hospitality Omicron di dunia,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini