Share

Apa Itu OCD yang Diderita Aliando Syarief?

Hasyim Ashari, Jurnalis · Kamis 27 Januari 2022 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 481 2538863 apa-itu-ocd-yang-diderita-aliando-syarief-auxg8hTUw1.jpg Aliando Syarief (Foto: @aliandooo/Instagram)

ALIANDO Syarief menjadi perbincangan publik setelah pengakuannya yang mengejutkan. Setelah sekian lama tak muncul di tv, Aliando mengaku mengidap gangguan mental yang dikenal sebagai OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Apa itu?

OCD (Obsessive Compulsive Disorder) adalah gangguan ketika orang memiliki pikiran, ide, atau sensasi yang berulang dan tidak diinginkan (obsesi) yang membuat mereka merasa terdorong untuk melakukan sesuatu secara berulang (kompulsi).

Aliando Syarief

Kompulsi adalah kegiatan repetitif yang bertujuan untuk mengalihkan penyandang OCD dari obsesinya. Perlu diingat, kompulsi yang dialami oleh pemyandang OCD tidak hanya dilakukan sekali dua kali saja, namun hingga berpuluh-puluh kali.

Baca Juga : Terkuak! Menghilang dari Televisi, Ternyata si Ganteng Aliando Kena Gangguan Kesehatan Mental

Berbeda dengan kebanyakan orang, kompulsi ini dilakukan tanpa tujuan, murni karena terpaksa. Selain itu, kompulsi juga dapat timbul dalam bentuk penghindaran.

Baca Juga : Gangguan Mental Disebut Akan Jadi Pandemi Global

Contohnya, penyandang OCD dengan obsesi kotoran akan menghindari segala sesuatu yang dapat membuatnya kotor.

Penyebab OCD belum diketahui secara pasti. Berdasarkan penelitian dari American Psychiatric Assosiation telah menemukan bahwa faktor genetik dapat meningkatkan resiko timbulnya OCD sama seperti gangguan mental lainnya.

Namun, uniknya OCD juga dapaf timbul akibat infeksi dari bakteri yaitu Streptokokus. Kondisi ini hanya timbul pada anak-anak. Namun, tidak diketahui secara pasti apalah infeksi tersebut yang menyebabkan OCD atau hanya memicu gejala OCD pada anak-anak yang memang sudah memilikinya.

Gangguan mental OCD ini bersifat kronis. Tetapi, dengan gabungan terapi serta pengobatan yang sesuai penyandang OCD dapat belajar mengatasi kondisinya dengan lebih baik.

Namun, yang menjadi permasalahannya, kebanyakan penyandang OCD bahkan tidak sadar mereka memiliki OCD. Dan jika kalau sadar sekalipun memilih untuk tidak mengambil tindakan perawatan.

Karena OCD terlalu dianggap enteng diantara gangguan mental yang lainnya. OCD juga dianggap hanya ketidaknyamanan belaka.

Oleh karena itu, perlu adanya perubahan sikap terhadap OCD, menyadari bahws hanya bagi kita apa yang dialami penyandang OCD tidak dianggap serius bukan berarti hal tersebut tidak nyata bagi mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini