Share

Saraf Terjepit Paling Sering Terjadi di Bagian Tubuh Ini

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 481 2539227 saraf-terjepit-paling-sering-terjadi-di-bagian-tubuh-ini-xXIj1odD50.jpg Terkena saraf terjepit (Foto: Cornerstone)

 SADAR atau tidak, gangguan tulang belakang yang bisa sampai menyebabkan saraf terjepit sering dialami banyak orang.

Tapi orang awam kemungkinan memang tak menyadari jika rasa nyeri atau rasa sakit yang dirasakan tersebut, ialah karena kondisi saraf terjepit.

Saraf terjepit atau dalam bahasa medisnya disebut Hernia nukleus pulposus (HNP), diketahui sering mengenai ruas tulang belakang yang banyak mengalami pergerakan atau mendapat banyak tumpuan berat badan tubuh.

 pinggang terasa sakit

Nah, tahukah Anda di bagian tulang belakang area mana kebanyakan orang mengalami kondisi saraf terjepit?

“Paling banyak kejadian di pinggang, karena pinggang itu titik berat. Titik berat tubuh kita ada di pinggang, jadi makin ringan tubuh ya resiko membebani tulang belakang jadi makin ringan,” jelas dr. Ibnu Benhadi, Sp.BS (K) baru-baru ini.

Selain sakit di bagian pinggang, dr. Ibnu menambahkan, kondisi saraf terjepit juga bisa terjadi di bagian tubuh yang ternyata tak memiliki pelindung apa pun, yakni leher.

“Leher itu daerah paling rentan, leher enggak punya pelindung apa-apa,” tambahnya.

Lalu apa yang bisa dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan terjadinya gangguan pada tulang belakang? Dokter Ibnu merekomendasikan, cara pertama yang paling mudah ialah dengan memperhatikan cara berjalan sehari-hari.

“Jalan itu jangan miring-miring, buat postur tubuh yang tepat lurus simetris,” pungkas dr. Ibnu.

Selain itu, disarankan untuk rutin berolahraga setiap hari dengan catatan tidak melakukan gerakan ekstrim yang membahayakan. Berenang jadi jenis olahraga yang paling dianjurkan, jika Anda sering mengalami nyeri tulang belakang di pinggang.

Sebisa mungkin hindari gerakan olahraga high impact, contohnya seperti yang banyak gerakan melompat-lompat.

 BACA JUGA:Dokter Tegaskan Tidak Semua Kasus Saraf Terjepit Perlu Dioperasi

Terakhir, dr. Ibnu menyarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang menyehatkan tulang dan memakai pelindung atau protektor jika memang diperlukan saat melakukan aktivitas berat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini