Share

Segera Atasi! Ini Dampak Buruk Stres pada Kesehatan Fisik

Antara, Jurnalis · Jum'at 28 Januari 2022 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 612 2539310 segera-atasi-ini-dampak-buruk-stres-pada-kesehatan-fisik-y1wyF9ctWc.jpg Rambut rontok akibat stres (Foto: Skinkraft)

STRES tak hanya berdampak pada kesehatan mental saja. Namun stres juga berdampak buruk terhadap kesehatan fisik.

Tanda-tanda stres dapat terlihat dari penampilan fisik seperti wajah yang kusam, terlihat lelah, bibir kering dan sebagainya. Namun, hal ini sering diabaikan oleh banyak orang lantaran dianggap sebagai masalah kecil.

Berikut ini adalah beberapa dampaka kesehatan fisik yang ditimbulkan oleh stres, sebagaimana dikutip Boldsky.

 muncul jerawat

1. Jerawat

Anda akan menghasilkan lebih banyak kortisol saat stres. Hipotalamus menghasilkan CRH (corticotrophin-releasing hormone) sebagai respons terhadap kortisol.

CRH merangsang produksi minyak kelenjar sebaceous di sekitar folikel rambut. Produksi minyak oleh kelenjar ini dapat menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan jerawat.

2. Muncul kantung bawah mata

Munculnya kantung di bawah mata ditandai dengan pembengkakan atau bengkak di bawah kelopak mata. Seiring bertambahnya usia, mereka menjadi lebih umum karena otot-otot pendukung mata melemah.

Selain itu, kurang tidur (gejala umum stres) dapat menyebabkan garis-garis halus, elastisitas berkurang, dan pigmentasi tidak merata.

3. Kerutan

Stres menyebabkan protein di kulit berubah dan mengurangi elastisitasnya. Hilangnya elastisitas dapat menyebabkan munculnya kerutan.

4. Ruam

Stres dapat melemahkan sistem kekebalan Anda. Sistem kekebalan yang melemah dapat menyebabkan dysbiosis, ketidakseimbangan bakteri di usus dan kulit. Setiap kali ketidakseimbangan ini terjadi pada kulit, itu dapat menyebabkan kemerahan atau ruam.

5. Kulit kering

Di lapisan luar kulit, beberapa protein dan lipid memainkan peran penting dalam menjaga sel-sel kulit untuk tetap terhidrasi. Mereka juga berfungsi sebagai penghalang untuk melindungi kulit di bawahnya. Jika lapisan luar tidak berfungsi dengan baik (akibat stres), kulit menjadi kering dan gatal.

 BACA JUGA:Cegah Stres, Yuk Tingkatkan Hormon Dopamin dengan Cara Berikut!

6. Rambut beruban dan rontok

Stres dapat membuat rambut beruban. Para ilmuwan menjelaskan bahwa pigmen melanin diproduksi oleh sel yang disebut melanosit dan bertanggung jawab untuk memberi warna pada rambut.

Stres dapat mengganggu produksi ini dan juga siklus pertumbuhan rambut sehingga menyebabkan kondisi yang disebut telogen effluvium, yang menjadi penyebab jumlah rambut rontok berlebihan. Oleh karena itu segera atasi ya jika Anda stres!

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini