Share

Resmi! 6 Kombinasi Vaksin Booster Diterapkan di Jakarta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 481 2539647 resmi-6-kombinasi-vaksin-booster-diterapkan-di-jakarta-nk15kGjlIS.jpg Ilustrasi vaksin booster covid-19. (Foto: Dok Okezone)

PEMERINTAH telah memulai vaksinasi booster covid-19 sejak 12 Januari 2022. Vaksin booster ini bersifat gratis dan bisa langsung diberikan 6 bulan usai vaksinasi dua dosis lengkap.

Salah satu fungsi pemberian vaksin booster covid-19 adalah meningkatkan titer antibodi di dalam tubuh guna melawan virus. Terlebih lagi saat ini Indonesia tengah dilanda transmisi lokal yang disebabkan oleh varian omicron.

Baca juga: Obat Keras Harus dengan Resep Dokter, Terungkap Alasan Utamanya 

Vaksinasi booster dilakukan dengan dua metode yakni homolog (vaksin booster serupa dengan vaksin primer) dan heterolog (kombinasi vaksin booster yang berbeda dari vaksin primer).

Dirangkum dari unggahan akun Instagram Pemerintah Provinsi DKI Jakarta @dkijakarta, Sabtu (29/1/2022), dijabarkan update vaksinasi di Ibu Kota per 28 Januari 2022 tentang kombinasi vaksin booster covid-19. Adapun kombinasi terbaru meliputi:

1. Vaksin primer: Sinovac dan vaksin booster: 1/2 dosis Pfizer

2. Vaksin primer: Sinovac dan vaksin booster: 1/2 dosis AstraZeneca

3. Vaksin primer: Sinovac dan vaksin booster: 1 dosis Moderna

4. Vaksin primer: AstraZeneca dan vaksin booster: 1/2 dosis Moderna

Baca juga: 6 Bahaya Beli Obat Keras Tanpa Resep Dokter, Awas Bisa Kelebihan Dosis Lho 

5. Vaksin primer: AstraZeneca dan vaksin booster: 1/2 dosis Pfizer

6. Vaksin primer: AstraZeneca dan vaksin booster: 1 dosis AstraZeneca

Keputusan kombinasi ini diberikan berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada dan hasil riset yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kombinasi vaksin booster ini juga diberikan berdasarkan update peraturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Simak! 8 Fakta Ilmiah Terbaru Varian Omicron yang Ditemukan Para Ahli 

Baca juga: Apa Itu OCD yang Diderita Aliando Syarief? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini