Share

Kasus Harian Covid-19 Tembus 16 Ribu, Keterisian Tempat Tidur Alami Kenaikan 16%

Pradita Ananda, Okezone · Rabu 02 Februari 2022 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 612 2541400 kasus-harian-covid-19-tembus-16-ribu-keterisian-tempat-tidur-alami-kenaikan-16-7TjBF8wv6v.jpg Ilustrasi Rumah Sakit. (Foto: Shutterstock)

ANGKA positif Covid-19 di Indonesia per 1 Februari 2022 telah mencapai 16.021 orang. Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama pun mencatat bahwa kasus Covid-19 telah naik 150 kali lipat.

Padahal, kasus Covid-19 di Tanah Air sebelum Natal dan Tahun Baru pernah di bawah angka 100-an kasus per hari. Mengutip data SARS-CoV-2 sequences variant dari GSAID per 24 Januari lalu, memperlihatkan 98 persen kasus positif Indonesia didominasi karena varian Omicron.

Meningkatnya keterisian tempat tidur rumah sakit secara nasional karena lonjakan kasus dalam 10 hari terakhir ini pun dibenarkan oleh dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Ditjen P2P Kemenkes RI.

โ€œ16 persen secara nasional. Kalau dibanding dalam 10 hari kenaikan, tidak sampai 10 persen,โ€ ujar dr. Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (2/2/2022) melalui pesan pribadi.

Sementara untuk DKI Jakarta, sebagai daerah yang paling tinggi kasus Omicron nya, disebut dr. Siti Nadia terjadi peningkatan keterisian tempat tidur di rumah sakit karena yang yang tak bergejala pun tetap dirawat. Meski pasien yang bergejala parah, kurang dari 100 kasus.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

โ€œDKI meningkat karena yang juga tidak bergejala dan gejala ringan dirawat. Kasus yang sedang dan berat itu kurang dari 100,โ€ pungkasnya.

Sebagai informasi, sesuai arahan Presiden Jokowi pada 28 Januari lalu, pasien positif Covid-19 jika tak mengalami gejala atau asimtomatik cukup melakukan isolasi mandiri di rumah dan memanfaatkan layanan telemedicine untuk berkonsultasi online dengan dokter dan mendapatkan obat yang dibutuhkan alias tak perlu dirawat inap di rumah sakit.

โ€œKetika hasil tes PCR Anda positif, tapi tanpa ada gejala. Silakan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari. Paling penting meminimalkan kontak, ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas,โ€ ucap Presiden Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini