Share

Disebut Tinggi Kolesterol, Ternyata Gizi Ikan Patin Cegah Penyakit Jantung

Wilda Fajriah, Okezone · Senin 07 Februari 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 298 2543439 disebut-tinggi-kolesterol-ternyata-gizi-ikan-patin-cegah-penyakit-jantung-yaCsJpA6Kn.jpg Kandungan gizi ikan patin bantu kurangi risiko penyakit jantung (Foto: Healthline)

Mungkin Anda sering melihat ikan ini di menu restoran dan di toko bahan makanan. Jadi wajar untuk bertanya-tanya apakah itu sehat.

Kabarnya, ikan patin juga diisukan mengandung sejumlah kolesterol yang tinggi, benarkah demikian Melansir laman Healthline pada Senin (7/2/2022), berikut adalah kandungan nutrisi dari 100 gram ikan patin:

Ikan Patin

- Kalori: 105

- Lemak: 2,9 gram

- Protein: 18 gram

- Natrium: 50 mg

- Vitamin B12: 121% dari Nilai Harian (DV)

- Selenium: 26% dari DV

- Fosfor: 24% dari DV

- Tiamin: 15% dari DV

- Kalium: 19% dari DV

- Kolesterol: 24% dari DV

- Asam lemak omega-3: 237 mg

- Asam lemak omega-6: 337 mg

BACA JUGA : Nikmatnya Makan Siang dengan Ikan Patin dan Tongkol, Ini Resepnya

BACA JUGA : 4 Bahan Alami yang Bisa Jadi Obat Darurat Kolesterol

Selain rendah kalori dan natrium, ikan lele dikemas dengan protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Ikan patin adalah makanan laut rendah kalori dan protein tinggi yang merupakan sumber nutrisi yang baik, termasuk vitamin B12, selenium, dan asam lemak omega-3 dan omega-6.

Omega-6 Lemak dan Kolesterol

Ikan patin mengandung jumlah lemak omega-6 yang relatif tinggi, yaitu 65 miligram per porsi 3 ons. Lemak ini membantu menurunkan LDL, atau kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan rasio HDL, atau kolesterol baik, terhadap kolesterol LDL, catat artikel tahun 2009 yang diterbitkan dalam "Sirkulasi." Semakin tinggi rasio kolesterol HDL Anda terhadap kolesterol LDL, semakin baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Lemak Omega-3 dan Kolesterol

Ikan patin juga mengandung 150 hingga 200 miligram lemak omega-3 dalam porsi 3 ons. Lemak ini juga dapat mempengaruhi kolesterol, tetapi tidak selalu dengan cara yang konsisten. Mengkonsumsi lemak ini dapat menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kolesterol HDL Anda, tetapi mereka juga dapat meningkatkan kolesterol LDL Anda, menurut artikel Juli 2004 di "American Family Physician."

Pertimbangan

Jika Anda berisiko terkena penyakit radang atau pembekuan darah, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari jumlah lemak omega-6 yang disarankan, karena dapat meningkatkan risiko kondisi ini jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama jika Anda tidak mengkonsumsi lemak omega-3.

Namun, lemak omega-6 masih lebih disukai daripada lemak jenuh dalam hal kesehatan jantung. Memvariasikan jenis ikan yang Anda konsumsi dan termasuk ikan yang lebih tinggi lemak omega-3, seperti salmon, serta yang memiliki kadar lemak omega-3 lebih rendah, seperti ikan patin, dapat membantu Anda menjaga keseimbangan omega-6 hingga omega-3.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini