Share

Sudah Tidak Menguntungkan, Johnson & Johnson Hentikan Vaksin Covid-19?

Intan Afika, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 05:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 612 2545489 sudah-tidak-menguntungkan-johnson-johnson-hentikan-vaksin-covid-19-GfrW6xHT4t.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

SALAH satu pembuat vaksin Covid-19, Johnson & Johnson, dilaporkan tidak lagi memproduksi vaksin Covid-19. Pasalnya, saat ini J&J masih memiliki banyak stok vaksin yang belum disalurkan.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu sumber ke New York Times. Menurutnya, J&J diam-diam sudah membuat langkah untuk mengalihkan fasilitas vaksin mereka di Belanda pada akhir tahun lalu guna memproduksi vaksin eksperimental pada virus lain, yang mungkin lebih menguntungkan.

Langkah ini tentu saja dapat mengurangi pasokan vaksin secara global mencapai ratusan juta dosis. Meski demikian, Seorang juru bicara J&J mengatakan bahwa perusahaan memiliki jutaan dosis. "Kami berfokus untuk memastikan vaksin kami tersedia di tempat yang membutuhkan," tuturnya seperti dilansir dari newser.

Uni Afrika dan Covax, yang memberikan vaksin ke negara-negara miskin, pun mengutarakan keprihatinan karena langkah J&J ini. Apalagi, vaksin J&J hanya memiliki suntikan dosis tunggal, dan tidak memerlukan pendinginan yang ekstrem.

Vaksin ini pun lebih populer di sebagian besar negara berkembang, di mana kebutuhan akan vaksin masih besar. Sayangnya, The Times mengatakan J&J sudah ketinggalan jauh dalam pengirimannya ke negara-negara miskin.

Namun demikian, perwakilan perusahaan bersikeras produksi vaksin J&J bekerja siang dan malam untuk memerangi pandemi Covid-19. Sejumlah vaksin pun masih dikirim ke pembotolan dan fasilitas pengemasan. Fasilitas lain juga telah disewa untuk memproduksi vaksin, tetapi tidak jelas kapan mereka akan mulai.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini