Share

Hari Kesehatan Wanita Sedunia: Pentingnya Sehat dan Cantik Sampai Usia Senja

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 12 Februari 2022 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 612 2546049 hari-kesehatan-wanita-sedunia-pentingnya-sehat-dan-cantik-sampai-usia-senja-3iyUQOMGlW.jpg Pentingnya sehat dan cantik sampai usia senja (Foto Ilustrasi : Medicaldaily)

MEMPERINGATI Hari Kesehatan Wanita Sedunia, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyerukan edukasi bagi para perempuan Indonesia dengan isu pentingnya kesehatan dan kecantikan sampai usia lanjut.

Tema ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan membantu kaum perempuan untuk lebih peduli pada kesehatan, agar bisa mencegah berbagai penyakit yang timbul pada usia senja. Seperti yang disampaikan Prof. Dr. Arif Satria, Ketua Umum MPP ICMI, kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia, termasuk perempuan.

“Kesehatan merupakan aset yang paling berharga pada perempuan. Sehat itu berkaitan dengan happiness, kesehatan bukan soal obat tapi soal hubungan kita dengan alam dan sosial,” ujar Prof. Dr. Arif, dalam gelaran webinar ICMI, “Perempuan: Sehat dan Cantik Hingga Usia Senja”, Jumat (11/1/2022).

Konsultasi

BACA JUGA : 5 Fakta Kanker Serviks yang Sebabkan 57 Perempuan di Indonesia Meninggal Setiap Hari

Ia menambahkan, kesehatan secara menyeluruh tak hanya berfokus pada fisik semata tapi sifatnya multi dimensi.

“Kesehatan sosial juga sangat berpengaruh pada kesehatan individual, sosial inteligence, emotional spiritual dan intelektual itu kombinasi yang bikin kita happy. Kebahagiaan itu sumber kesehatan, kesehatan bukan hanya semata fisik karena kalau kita stress akan berpengaruh pada kesehatan kita,” tambah Prof. Dr. Arif.

BACA JUGA : Cegah Kanker Serviks, Anak Perempuan Kelas 5 dan 6 Bakal Dapat Vaksin HPV

Senada dengan Prof. Arif, Prof Dr. dr. Siti Setiati Sp.PD K-Ger dokter ahli geriatri menyebutkan hubungan sosial sangat berpengaruh pada kesehatan, terutama kaum lansia.

“Merasa bahagia, adanya dukungan sosial, hubungan yang baik dengan sesama di usia 50 tahun itu berkorelasi positif ke kesehatan di usia lanjut dibandingkan level kolesterol. Bahagia lebih bagus daripada sekedar level kolesterol. Kita semua akan jadi tua, semoga saat tua kita bisa sehat, cantik dan bahagia,” pungkas Prof. Siti.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini