Share

El Barack Anak Jessica Iskandar Positif Covid-19, Apa Risikonya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 481 2546823 el-barack-anak-jessica-iskandar-positif-covid-19-apa-risikonya-wHXXpdEFka.jpg El Barack dan Jessica Iskandar (Foto : Instagram/@inijedar)

EL BARACK anak Jessica Iskandar positif Covid-19. Informasi ini disampaikan Jedar, sapaan akrabnya, di Instagram belum lama ini.

"Hi om dan tante, EL positif Covid-19 pagi ini. Saat ini El sedang isolasi mandiri di rumah. Mohon doanya, ya, semoga EL cepet sembuh," kata Jedar di keterangan foto yang diunggah Senin pagi, 14 Februari 2022.

Istri dari Vincent Verhaag itu pun menjelaskan bahwa dia dan sang suami kini tengah isolasi mandiri di rumah sambil jagain dan rawat El yang sedang sakit Covid-19.

El Barack

"Mama enggak bisa dekat-dekat EL dulu karena sedang hamil adik. Semoga semua baik-baik saja dan cepat berlalu. Amin," tambah Jessica Iskandar.

Di sisi lain, kasus anak-anak yang terpapar Covid-19 belakangan ini memang memperlihatkan peningkatan kasus. Laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat bahwa terjadi kenaikan 10 kali lipat kasus Covid-19 pada anak sekarang ini.

BACA JUGA : El Barack Positif Covid-19, Jessica Iskandar Terpaksa Berjauhan

Anak-anak bahkan dikelompokan sebagai orang yang rentan jika terpapar Covid-19. Hal ini selalu disampaikan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman.

"Di kondisi penyebaran Omicron ini, lansia dengan komorbid dan anak-anak menjadi kelompok yang harus sangat dilindungi karena sangat rentan terpapar Covid-19 dan berbahaya bagi kesehatan mereka jika terpapar," terangnya pada MNC Portal, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : El Barack Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Jessica Iskandar yang Hamil Tua?

Di sisi lain, apakah Covid-19 khususnya Omicron berbahaya jika menginfeksi anak-anak?

Dijelaskan dr Neeta Kejriwal, Konsultan Dokter Anak di RS Manipal HCMCT, Dwarka, India, bahwa gelombang ketiga Covid-19 ini memang mengkhawatirkan untuk anak-anak. Tapi, soal seberapa buruk infeksi memengaruhi tubuh anak-anak, masih terus dipelajari.

"Soal apakah infeksi akan lebih buruk dampaknya pada anak-anak atau gejala yang timbul lebih parah pada anak-anak, masih dipelajari," terangnya, dikutip dari India Times, Senin (14/2/2022).

Bicara soal gejala Omicron pada anak-anak, dr Kejriwal menjelaskan bahwa secara umum gejalanya sama dengan flu biasa yaitu demam, batuk-pilek, badan pegal-pegal, dan nyeri perut.

"Soal gejala, baik anak-anak maupun orang dewasa, gejalanya kurang lebih sama," terangnya.

Pada kondisi gejala berat pun sama, yaitu sulit bernapas disertai lesu dan nyeri otot dan nyeri pada perut yang sangat berat.

Kemudian, bagaimana dengan masa penyembuhannya, apakah pada anak-anak lebih lama atau lebih sebentar?

"Masa pemulihan pada anak-anak rata-rata 2-3 hari, sedangkan kelompok lain 5-7 hari. Anak-anak dengan gejala ringan bisa lebih lama sembuhnya khususnya yang bergejala batuk-pilek. Tapi sebagian besar sembuh dalam waktu seminggu," tambah dr Kejriwal.

Sementara itu, jika si anak sudah sembuh apakah mereka berisiko alami masalah kesehatan pasca Covid-19?

Menurut dr Kejriwal, ada sindrom multi-inflamasi pada anak-anak yang tengah diamati dari kejadian gelombang kedua Covid-19 (varian Delta) dan ini sepertinya terjadi juga pada kasus Omicron.

"Sindrom pasca Covid-19 biasanya terjadi setelah 4 sampai 6 minggu si anak terinfeksi. Jadi, setelah dua sampai empat minggu, sebaiknya orangtua terus memantau kesehatan anaknya," ungkapnya.

Sindrom multi-inflamasi yang banyak ditemukan pada anak-anak seperti masalah pada otak, jantung, paru-paru, dan ginjal.

"Karena itu, sekali lagi kami peringatkan kepada orangtua yang anaknya positif Covid-19 jika si anak demam tinggi, kulitnya ruam, mata merah, atau ada iritasi pada tubuhnya, agar waspada dan tidak segan untuk diperiksa dokter anak," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini