Share

10 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 15 Februari 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 481 2547249 10-jenis-kanker-yang-paling-banyak-menyerang-anak-aL1gZ7epOX.jpg Hari Kanker Anak Sedunia (Foto: Nypost)

SETIAP tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Sedunia. Diperingati untuk meningkatkan kesadaran dan bentuk dukungan terhadap anak-anak pengidap kanker di dunia.

Kanker memang merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Kasus kanker pada anak berusia 0-19 tahun pun cukup mengkhawatirkan.

Kanker Anak

Data yang disampaikan Kementerian Kesehatan RI dari GLOBOCAN 2018 memperlihatkan bahwa Leukemia atau kanker darah menjadi jenis kanker terbanyak yang dialami anak-anak di seluruh dunia.

"Angka kasus kanker leukemia pada anak di dunia lebih dari 80.000 kasus dengan kematian mencapai 37.407 kasus," kata Plt. Direktur P2PTM Kemenkes, dr Elvieda Sariwati, dalam acara Hari Kanker Sedunia secara virtual, belum lama ini.

Berikut ini data lengkap 10 penyakit kanker anak di dunia:

1. Kanker leukemia, total kasus diperkirakan 80.000 kasus dengan angka kematian 37.407 kasus.

2. Kanker otak, sistem saraf, estimasi 30.000 kasus dengan angka kematian 16.830 kasus.

3. Kanker non-hodgkin lymphoma, estimasi 25.000 kasus dengan angka kematian 6.415 kasus.

4. Kanker hodgkin lymphoma, estimasi 19.000 kasus dengan angka kematian 1.789 kasus.

5. Kanker ginjal, estimasi 18.000 kasus dengan angka kematian 2.757 kasus.

6. Kanker tiroid, estimasi 10.000 kasus dengan angka kematian 423 kasus.

7. Kanker testis, estimasi 8.000 kasus dengan angka kematian 527 kasus.

8. Kanker hati, estimasi 6.000 kasus dengan angka kematian 3.614 kasus.

9. Kanker ovarium, estimasi 4.000 kasus dengan angka kematian 1.079 kasus.

10. Kanker kaposi sarcoma, estimasi 3.000 kasus dengan angka kematian 2.053 kasus.

BACA JUGA : Mengenal Terapi Paliatif pada Kanker Anak Stadium Akhir

BACA JUGA : Cara Mudah Deteksi Dini Kanker Mata Langka di Anak Anda

Banyaknya kasus kanker pada usia anak (0-19 tahun) membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) bertindak cepat membangun Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude, Inisiatif Global untuk Kanker Anak, untuk menjadi pusat dan memberikan bantuan teknis kepada negara di dunia dalam mendukung membangun dan mempertahankan program kanker anak berkualitas tinggi.

"Tujuannya untuk mencapai setidaknya 60% anak-anak dengan kanker dapat bertahan hidup pada 2030," terang WHO dalam keterangan resmi, dikutip MNC Portal, Jumat (4/2/2022).

Di Indonesia sendiri, penanganan kanker leukemia yang menjadi jenis kanker terbanyak dilakukan dengan 3 pilar. Dijelaskan dr Elvieda, pilar pertama adalah promosi kesehatan, pilar kedua deteksi dini, dan pilar ketiga tata laksana kasus.

"Sesuai dengan Strategi Nasional Penanggulangan Kanker Leukemia di Indonesia (RAN Kanker 2022-2024), Kemenkes akan memastikan 80% anak 0-19 tahun terekspos promosi kesehatan, 100% anak-anak terdiagnosa segera, dan 100% anak-anak dengan kanker mendapat kemoterapi di lini pertama," pungkas dr Elvieda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini