Share

Studi: Vaksin Covid-19 Tak Sebabkan Long Covid-19!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 481 2548868 studi-vaksin-covid-19-tak-sebabkan-long-covid-19-EyKTJ1e34F.jpg Vaksin Covid-19 tak sebabkan Long Covid-19 (Foto Ilustrasi: Medicaldaily)

VAKSIN Covid-19 yang ada di dunia saat ini, khususnya Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Janssen, terbukti tidak menyebabkan keberbahayaan yang berarti. KIPI vaksin Covid-19 dilaporkan sangat normal, tidak sebabkan kasus parah atau meninggal dunia.

Bahkan, studi terbaru mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 kecil kemungkinannya menyebabkan seseorang alami long Covid-19, sekalipun dia terinfeksi virus secara alami. Laporan ini disampaikan UK Health Security Agency (UKHSA).

Vaksin Covid-19

"Kesimpulan bahwa vaksin Covid-19 kecil kemungkinannya menyebabkan long Covid-19 diambil dari 15 penelitian yang dilakukan di seluruh dunia," terang laporan BBC, dikutip MNC Portal, Kamis (17/2/2022).

Perlu Anda ketahui bahwa kesemua studi tersebut pun menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 mengurangi risiko infeksi atau penyakit yang parah jika seseorang tetap terpapar Covid-19.

"Mereka yang menolak divaksin Covid-19, lalu tertular virus, dominan alami long Covid-19. Makanya, peneliti sangat menyarankan untuk divaksin," tambah laporan tersebut.

BACA JUGA : Usia Muda dan Gejala Ringan Tak Jamin Penyintas Covid-19 Lolos Long Covid

Studi-studi tersebut menjelaskan lebih detail bahwa orang yang mendapat suntikan 2 dosis vaksin Pfizer, Moderna, dan Astrazeneca, atau satu dosis Janssen, kecil kemungkinannya alami long Covid-19 yang berlangsung lebih dari 28 hari, dibanding mereka yang tidak divaksin atau hanya satu dosis vaksin.

BACA JUGA : Apa Itu Post Covid-19? Kenali Juga 4 Gejalanya

Data UKHSA menunjukkan 2% warga Inggris laporkan gejala long Covid-19 seperti kelelahan, sesak napas, dan nyeri otot atau persendian. Gejala tersebut bisa terjadi lebih dari 4 minggu setelah terinfeksi.

"Orang yang sudah divaksin cenderung tidak mengalami kejadian tersebut atau memiliki gejala tapi durasi kejadiannya pendek," terang studi.

Kepala Imunisasi UKHSA, dr Mary Ramsay, mengatakan, penelitian ini menambah deretan panjang manfaat mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap.

"Vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari gejala serius saat Anda terinfeksi dan mungkin juga mengurangi risiko long Covid-19," terang dr Ramsay.

Ia melanjutkan, bagi kebanyakan orang, gejala Covid-19 yang berlangsung lama hanya terjadi singkat dan sembuh seiring waktu. Tetapi bagi sebagian orang lainnya, gejala bisa lebih parah dan mengganggu kehidupan sehari-hari,

"Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa, terutama selama lebih dari empat minggu setelah infeksi, Anda harus mempertimbangkan untuk menghubungi dokter umum Anda," saran dr Ramsay.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini