Share

Ternyata Ini Sederet Manfaat Menangis bagi Kesehatan

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 18 Februari 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 612 2549530 ternyata-ini-sederet-manfaat-menangis-bagi-kesehatan-JKcOYRsNai.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BUKAN rahasia lagi bahwa tangisan bisa terasa sangat melegakan. Meskipun pada awalnya Anda mungkin merasa lelah setelah air mata berhenti mengalir, menangis telah lama dipercaya memiliki sejumlah manfaat kesehatan fisik dan mental.

Ini termasuk penghilang stres, meningkatkan suasana hati Anda, detoksifikasi tubuh dan melepaskan endorfin atau bahan kimia untuk dapat merasakan perasaan yang lebih baik.

Menangis adalah cara alami tubuh untuk mengatasi rasa sakit dan emosi. Namun praktik menangis setiap orang berbeda, dan penelitian masih berlangsung. Tampaknya menangis sangat membantu menenangkan seseorang bila disertai dengan dukungan dan kenyamanan dari luar.

Menangis

Menangis terlalu banyak atau tidak terkendali dapat menjadi gejala kondisi kesehatan fisik atau mental yang lebih serius. Mengenai kesehatan mental, peningkatan tangisan mungkin merupakan tanda Anda membutuhkan lebih banyak dukungan saat ini.

Angie Seelal, PA-C, dari Advanced Dermatology PC mengatakan, menggosok mata atau menggunakan tisu tertentu untuk menyeka wajah dapat memengaruhi kulit dan menyebabkan peradangan, menggelapkan kulit, bahkan mengiritasi jerawat dalam beberapa kasus.

Produksi air mata dan pengeluarannya memiliki pengaruh pada seluruh wajah Anda. Saat menangis, pembuluh darah di sekitar mata, wajah, dan hidung menjadi melebar dengan peningkatan aliran darah yang menyebabkan pembengkakan, dan kemerahan.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Melanie Palm, MD, dokter kulit bersertifikat di Art of Skin MD, menambahkan bahwa air mata bersifat isotonik (mendekati salin normal yang digunakan dalam sediaan cairan intravena), tetapi pH air mata kita lebih tinggi dari kulit.

"Air mata biasanya mendekati 7, dan kulit mendekati 5,5 atau 6," kata Palm seperti dilansir Antara dari Healthline.

Jadi paparan air mata jangka pendek tidak berbahaya. Sedangkan paparan jangka panjang dapat menyebabkan perubahan hidrasi kulit atau iritasi ringan karena perbedaan pH. Akan tetapi bukan masalah pH yang penting, apa yang dilakukan selama dan setelah menangis dapat membuat perbedaan.

Karenanya, penting untuk memeriksa diri untuk melihat bagaimana perasaan Anda jika mengalami satu atau lebih kondisi seperti depresi, kecemasan, sakit kronis, sindrom mata kering, afek pseudobulbar (PBA) yang dapat menyebabkan tangisan dan tawa yang tidak terkendali, urtikaria aquagenic atau reaksi alergi yang jarang terjadi terhadap air dan ketidakmampuan menangis yang diinduksi secara medis karena obat-obatan atau infeksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini