Share

Sering Konsumsi Jahe Yuk! Ini Berbagai Manfaatnya

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 20 Februari 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 20 298 2550182 sering-konsumsi-jahe-yuk-ini-berbagai-manfaatnya-5rDhm1Ymoe.jpg Sering konsumsi jahe yuk (Foto: Vegetarian times)

JAHE merupakan salah satu rempah Indonesia yang menyimpan segudang manfaat. Jahe merupakan tanaman berbunga yang berasal dari Asia Tenggara.

Diketahui, jahe dapat digunakan segar, kering, bubuk, atau sebagai minyak atau jus. Ini adalah bahan yang sangat umum dalam resep. Lantas apa saja manfaatnya jahe?

Berikut 5 manfaat jahe yang wajib Anda tahu!

 jahe

1. Mengatasi batuk dan pilek

Jahe merupakan bahan yang kerap dijadikan sebagai obat herbal atau alternatif. Ini telah digunakan untuk membantu mengatasi masalah pencernaan, mengurangi mual, juga membantu melawan batuk dan pilek.

Melansir healthline, Gingerol memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Misalnya, dapat membantu mengurangi stres oksidatif , yang merupakan hasil dari kelebihan jumlah radikal bebas dalam tubuh

2. Mengobati Morning Sickness

Bagi ibu hamil, mungkin yang paling efektif untuk mual yang berhubungan dengan kehamilan, seperti mual di pagi hari. Menurut ulasan dari 12 penelitian yang melibatkan total 1.278 wanita hamil, 1,1-1,5 gram jahe dapat secara signifikan mengurangi gejala mual. Namun, ulasan ini menyimpulkan bahwa jahe tidak berpengaruh pada episode muntah

Meskipun jahe dianggap aman, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi dalam jumlah besar jika Anda sedang hamil.

3. Menurunkan Berat Badan

Bagi kamu yang mau menurunkan BB (berat badan), jahe salah satu bahan alami yang recommended. Sebuah tinjauan literatur tahun 2019 menyimpulkan bahwa suplementasi jahe secara signifikan mengurangi berat badan, rasio pinggang-pinggul, dan rasio pinggul pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Kemampuan jahe untuk mempengaruhi penurunan berat badan, mungkin terkait dengan mekanisme tertentu, seperti potensinya untuk membantu meningkatkan jumlah kalori yang terbakar atau mengurangi peradangan.

4. Menurunkan Gula Darah

Dalam sebuah studi tahun 2015 terhadap 41 peserta dengan diabetes tipe 2 , 2 gram bubuk jahe per hari menurunkan gula darah puasa sebesar 12% (19Sumber Tepercaya). Ini juga secara dramatis meningkatkan hemoglobin A1c (HbA1c), penanda kadar gula darah jangka panjang. HbA1c berkurang 10% selama 12 minggu.

 BACA JUGA:Akhirnya! Jahe Merah Diteliti untuk Covid-19

5. Mengurangi Nyeri Haid

Salah satu kegunaan jahe secara tradisional adalah untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri haid. Dalam sebuah penelitian tahun 2009, 150 wanita diinstruksikan untuk mengonsumsi jahe atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) selama 3 hari pertama periode menstruasi mereka.

Ketiga kelompok menerima empat dosis harian bubuk jahe (250 mg), asam mefenamat (250 mg), atau ibuprofen (400 mg). Jahe berhasil mengurangi rasa sakit seefektif kedua NSAID (24Sumber Tepercaya).

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini