Share

5 Olahan Daging Sapi yang Tahan Lama Disimpan, Bersiap Harganya Bakal Mahal dan Langka!

Intan Afika Nuur Aziizah, Okezone · Kamis 24 Februari 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 298 2552383 5-olahan-daging-sapi-yang-tahan-lama-disimpan-bersiap-harganya-bakal-mahal-dan-langka-xMLn1yWK4h.jpeg Abon daging sapi (Foto: Cookpad)

PEDAGANG daging sapi Jabodetabek sepakat melakukan mogok jualan mulai minggu depan. Ini dilakukan imbas dari keluhan para pedagang soal harga daging sapi yang tak kunjung turun.

Mereka pun memilih untuk berhenti jualan sejenak dibandingkan harus rugi karena menombok setiap hari. Bukannya untung, mereka justru semakin rugi jika terus berjualan seperti ini. Demikian yang disampaikan Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi.

"Pedagang ngeluh harga daging sapinya mahal. Jadinya kami sepakat untuk melakukan aksi libur dulu daripada tiap hari nombok terus. Bukannya untung malah rugi," ujar Asnawi saat dihubungi MNC Portal Indonesia belum lama ini.

Melihat aksi itu, tentu saja daging sapi akan mulai langka dan mahal sebentar lagi. Namun tak perlu khawatir, Anda bisa memilih olahan daging sapi yang dapat disimpan dalam jangka waktu panjang. Apa saja? Berikut telah MNC Portal Indonesia rangkum lima olahan daging yang tahan lama, dikutip dari laman Endeustv, Kamis (24/2/2022).

1. Abon

abon daging sapi

(Foto: Cookpad)

Abon adalah salah satu olahan daging kering, sehingga awet disimpan dalam waktu lama, sekitar 6-12 bulan. Makanan satu ini menggunakan bahan dasar daging sapi yang dibumbui dan dimasak sedemikian rupa hingga akhirnya menjadi kering. Karena dimasak dalam waktu yang lama, tekstur daging akan berubah menjadi seperti serabut dengan rasa gurih dan manis yang lezat. Abon sangat cocok disantap sebagai lauk ataupun untuk isi makanan, roti, dan kue-kue camilan.

BACA JUGA : Pedagang Mogok Jualan, Emak-Emak: Seminggu Enggak Masak Daging Ini Mah

2. Empal

Salah satu olahan daging yang juga bisa awet dalam waktu lama adalah empal. Sekilas makanan satu ini mirip dengan dendeng, tetapi empal tidak melalui proses penjemuran. Daging untuk empal juga diiris tipis, kemudian dimasak dengan bumbu-bumbu. Setelah itu, daging akan digoreng hingga kering. Tekstur daging yang agak kering ini membuat empal tahan lama dan tidak mudah basi.

BACA JUGA : Keluh Kesah Tukang Sate Dengar Pedagang Daging Sapi Mogok: Gimana Saya Jualannya?

3. Serundeng

Serundeng adalah makanan berbahan daging dan kelapa, yang dimasak dalam waktu lama hingga kering. Kelapa yang digunakan untuk serundeng harus dimasak sampai benar-benar kering sehingga tidak cepat rusak ataupun basi. Dengan demikian daging juga bisa awet dalam waktu yang lama. Tak hanya cocok dijadikan lauk, tetapi juga bisa dikemas untuk dijual kembali, lho. Bisa jadi untung, kan?

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

4. Dendeng

Olahan daging yang juga tahan lama adalah dendeng. Makanan satu ini berbahan dasar daging sapi yang diiris tipis, kemudian dijemur hingga kering. Dendeng bisa awet dalam waktu yang lama karena setelah dibumbui, daging akan dijemur hingga kering lalu digoreng hingga matang. Ada pula yang dijual dalam bentuk kering yang dikemas menggunakan plastik kedap udara, kemudian menggorengnya di rumah. Variasi dendeng di Indonesia ada banyak seperti dendeng manis, dendeng pedas, dan sebagainya. Dendeng ini paling nikmat jika disajikan bersama sambal serta nasi putih yang masih hangat. Yummy!

5. Rendang

Rendang

(Foto: Amazing Grace)

Rendang sudah terkenal menjadi olahan daging yang tahan lama. Makanan satu ini membutuhkan setidaknya lebih dari delapan jam untuk membuatnya, sehingga daging benar-benar empuk dan bumbu akan meresap dengan sempurna. Karena proses pemasakan yang lama, rendang menjadi tahan lama bahkan bisa digunakan sebagai bekal jika berlibur atau saat bepergian jarak jauh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini