Share

Supermodel Rusia Galang Donasi untuk Ukraina: Saya Ingin Mereka Tahu, Kalian Tidak Sendirian

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 01 612 2554577 supermodel-rusia-galang-donasi-untuk-ukraina-saya-ingin-mereka-tahu-kalian-tidak-sendirian-Te2qSemrYn.jpg Supermodel Rusia galang donasi untuk Ukraina (Foto: @vladaroslyakova/Instagram)

INVASI Rusia ke Ukraina menjadi sorotan dunia. Tak sedikit orang di luar politisi berani bersuara menentang perang yang sudah berlangsung 5 hari tersebut.

Salah satunya bahkan datang dari warga negara Rusia sendiri. Tak turun langsung ke medan perang, tetapi lewat jalan lain. Dia adalah supermodel Rusia, Natalia Vodianova.

Supermodel Rusia Tentang Invasi

Natalia Vodianova turut memberi dukungan kepada warga sipil Ukraina. Dalam unggahan terbarunya, Natalia sebagai seorang ibu mengaku prihatin melihat semua pihak yang menderita akibat peperangan ini.

Dia menyebut para perempuan akan menjadi pihak yang paling terbebani dengan konflik ini. "Saya ingin mereka tahu bahwa kalian tidak sendirian," ujarnya dalam keterangan unggahan Instagram.

BACA JUGA : Supermodel Rusia Sedih Negaranya Invasi ke Ukraina, Kenang Masa Kecil Penuh Kedamaian

Supermodel Rusia Tentang Invasi

Natalia sadar jika dia tidak bisa sendirian membantu warga sipil Ukraina. Dia pun mengajak semua pengikutnya untuk mendukung dan memberikan donasi kepada Ukraina.

"Saya tidak bisa membantu sendirian tetapi bersama-sama sebagai komunitas, kita bisa melakukan banyak hal. Saya akan mencantumkan organisasi yang dapat Anda sumbangkan untuk membantu dan yang akan saya sumbangkan," ajaknya.

BACA JUGA : 5 Model Rusia dan Ukraina Menentang Perang, Suarakan Isi Hati hingga Turun ke Jalan

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia telah meluncurkan 56 roket dan 113 rudal jelajah ke wilayah Ukraina dalam lima hari perang. Serangan rudal menewaskan puluhan warga sipil di kota kedua negara itu, Kharkiv. Sementara sirene serangan udara terdengar lagi di ibu kota, Kyiv.

Terkait konflik tersebut, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB) telah mendengar permintaan dari sekretaris jenderal untuk segera menghentikan permusuhan. Sementara itu, di perbatasan utara dengan Belarusia, pejabat Ukraina dan Rusia mengakhiri pembicaraan putaran pertama mereka.

Ada sedikit harapan bahwa sesi itu akan membawa terobosan, tetapi seorang pejabat Ukraina mengatakan kedua belah pihak sekarang akan kembali ke ibu kota masing-masing untuk konsultasi lebih lanjut sebelum putaran kedua negosiasi.

Rusia mengatakan kedua belah pihak telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan dan akan bertemu lagi dalam beberapa hari ke depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini