Share

Kisah Pilu Ibu-Ibu Hamil Ukraina Terpaksa Melahirkan di Bunker Perlindungan Bom

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 612 2555145 kisah-pilu-ibu-ibu-hamil-ukraina-terpaksa-melahirkan-di-bunker-perlindungan-bom-hLWR54ynvv.jpg Kisah ibu-ibu hamil Ukraina melahirkan di bunker (Foto: YouTube/Official iNews)

Invasi Rusia ke Ukraina berdampak terhadap warga sipil. Seperti kisah ibu-ibu di Ukraina yang harus melahirkan bayinya di bungker atau tempat perlindungan bom dengan peralatan medis seadanya.

Tangisan bayi terdengar di bungker perlindungan bom, Kharkiv, Ukraina. Sejumlah ibu-ibu terpaksa melahirkan di bungker dengan peralatan medis seadanya karena berlindung dari serangan bom, dikutip dari tayangan iNews Malam, Senin (1/3/2022

Ibu-Ibu Hamil Ukraina Melahirkan di Bunker

Di tengah ketakutan, terbesit harapan bagi para warga Ukraina ini perang cepat usai agar bayi-bayi mereka tidak menangis ketakutan lagi.

BACA JUGA : Supermodel Rusia Galang Donasi untuk Ukraina: Saya Ingin Mereka Tahu, Kalian Tidak Sendirian

BACA JUGA : Supermodel Rusia Sedih Negaranya Invasi ke Ukraina, Kenang Masa Kecil Penuh Kedamaian

Keajaiban tidak hanya terjadi di Kharkiv. Dua bayi laki-laki juga dilahirkan dengan selamat di shelter perlindungan bom, Kherson. Kabar tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Ukraina, Viktor Liashko di Facebook pribadinya.

Kisah Ibu Hamil

"Wajah perang..Kemarin di shelter bom Kherson, dua bayi laki-laki dilahirkan, Dua kehidupan yang sudah memiliki DNA perang pada tubuhnya," ujarnya yang dikutip Today.com.

Meski lahir di bawah situasi penembakan dan ledakan, Liashko menyebut kedua bayi tersebut dalam kondisi sehat. Liashko mengatakan, kelahiran-kelahiran bayi-bayi ini menjadi simbol ketahanan Ukraina.

"Hidup terus berjalan, kita melahirkan anak-anak dan tidak ada yang bisa mengalahkan kita," serunya di caption unggahan Facebook.

Selain itu, Liashko juga tak lupa mengapresiasi para dokter yang turut berjuang dengan cara mereka ini. Momen ini membuat Liashko haru dan bangga terhadap dokter Ukraina.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini