Share

BPOM Sebut Obat dan Kopi Ilegal Bebas Dijual Online, E-Commerce Diminta Lebih Ketat

Pradita Ananda, Okezone · Jum'at 04 Maret 2022 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 612 2556430 bpom-sebut-obat-dan-kopi-ilegal-bebas-dijual-online-e-commerce-diminta-lebih-ketat-dBrowvCLyR.jpg Ilustrasi Obat Ilegal. (Foto: Freepik)

DENGAN adanya situs belanja online atau market place kita memang dimudahkan dalam mencari kebutuhan sehari-hari. Bahkan, selama pandemi Covid-19 ini membeli obat-obatn bisa dilakukan via stius online.

Tapi, masih banyak dari platform belanja online ini menjual obat obat tradisional dan produk kopi illegal. Mirisnya, Badan POM menemukan banyak produk ilegal tersebut memmiliki kandungan bahan kimia obat yakni Sildenafil dan Parasetamol.

“Ini adalah produk-produk yang dijual secara online. Pertama ditemukan di Tokopedia, dan saya kira ini bukan satu-satunya. Pandemi buat penjualan dan pembelian melalui online semakin intensif," tegas Penny Lukito, dalam siaran langsung konferensi pers Hasil Operasi Penindakan Produk Ilegal, Jumat (4/3/2022).

Obat

"Kami melakukan patrol cyber bekerja sama dengan Kepolisian dan Kominfo untuk menindak lanjuti hasil operasi kami dengan penurunan dari platform yang kami temukan,” tambahnya.

Secara gamblang Penny meminta kerjasama dari para pihak pemilik platform e-commerce, sebagai wadah penjualan dan pembelian obat tradisional dan kopi berbahaya tersebut. Ia meminta pihak E-commerce bisa melakukan skrining produk lebih ketat.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

“Kami harapkan kerjasama dari para pemilik platform di mana ini diperjualbelikan. Kami mengharapkan seperti Tokopedia, Shopee, dan lain-lain yang banyak menjual produk yang ternyata adalah produk legal. Saya kira sudah kita sepakati ada proses screening dan upaya-upaya lainnya,” lanjutnya.

Dia menegaskan, proses screening yang lebih ketat terhadap produk yang diedarkan ini bisa jadi kurasi sejak awal agar obat tradisional dan hasil pangan dalam bentuk produk kopi berbahaya tersebut tidak tersentuh oleh masyarakat.

“Ini upaya bersama untuk melindungi masyarakat, preventif di awal. Kalau enggak masuk ke jalur platform penjualan, tentunya enggak akan menyentuh masyarakat yang berpotensi untuk membeli,” tegas Penny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini