Share

Kabar Baik: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Sudah 70% dari Target

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 05 Maret 2022 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 612 2556900 kabar-baik-vaksinasi-covid-19-di-indonesia-sudah-70-dari-target-m0jh62GyZc.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan RI mengumumkan, per Jumat 4 Maret kemarin program vaksinasi primer Covid-19 dosis kedua sudah mencapai level 70,38 persen atau 146.577.204 dosis, dari target sasaran 208.265.720 penduduk.

Meski demikian, Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid menyebutkan usaha pemerintah dan seluruh masyarakat belum berhenti sampai di sini saja.

“Capaian vaksinasi dosis 2 menajdi penting dalam usaha penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Indonesia. Tapi, perjalanan kita belum selesai sampai di sini, target kita untuk bisa mencapai 70 persen. dari total populasi Indonesia, ditambah dengan vaksinasi booster,” ujar dr. Nadia, dikutip dari laman situs resmi Kemenkes, Sabtu (5/3/2022).

Kembali diingatkan, vaksinasi dosis lanjutan alias suntikan ketiga sebagai booster yang pada awalnya harus berjarak 6 bulan pasca vaksinasi dosis kedua. Kini dipermudah, karena sudah bisa didapat dengan jarak rentang lebih cepat, hanya 3 bulan pasca dosis kedua.

“Vaksinasi booster yang saat ini juga sudah dibuka untuk umum dan bisa dilakukan setelah 3 bulan sejak vaksinasi primer dosis 1 dan 2,” tambah dr. Nadia

Vaksinasi jadi salah satu kunci utama dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Sebab, efektivitas vaksinasi Covid-19 masih tinggi untuk mencegah orang yang terinfeksi mengalami gejala berat hingga akibat paling fatal, kematian akibat infeksi Covid-19.

Sebagai informasi, sejak 21 Januari sampai 26 Februari 2022 tercatat bahwa dari 5.013 orang pasien Covid-19 atau sekitar 69 persen yang meninggal nyatanya memang masih didominasi pasien yang belum lengkap vaksinasinya.

Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga sangat esensial bagi kelompok lansia, komorbid, dan anak-anak yang merupakan kategori orang rentan mengalami gejala berat ketika terinfeksi Covid-19.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini