Share

Dokter Gizi Sebut Mahalnya Minyak Goreng Jadi Kesempatan Cegah Obesitas

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 05 Maret 2022 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 05 612 2556911 dokter-gizi-sebut-mahalnya-minyak-goreng-jadi-kesempatan-cegah-obesitas-SFRBLWCgqI.jpg Ilustrasi Masak. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu penyebab seseorang bisa mengalami obesitas adalah penggunaan minyak goreng untuk memasak makanan. Ya, konsumsi makanan berminyak memang dapat meningkatkan risiko obesitas.

Karena itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Tirta Prawita Sari, Sp.GK, meminta kepada masyarakat yang sekarang ini sedang susah mendapatkan minyak goreng agar mengganti kebiasaan goreng menggoreng dengan teknik masak yang lain.

"Upaya mengurangi risiko obesitas itu adalah cut penggunaan minyak berlebihan juga cut gula yang banyak. Mulai pikirkan metode masak tidak menggoreng mumpung harga minyak lagi mahal dan langka," kata dr Tirta dalam Webinar Hari Obesitas Sedunia 2022, Sabtu (5/3/2022).

Minyak Goreng

Dia menambahkan, selagi mengurangi makanan yang digoreng, disarankan juga untuk makan makanan yang tinggi serat. Ini bisa menyeimbangkan tubuh yang selama ini mungkin terlalu banyak makan makanan yang digoreng.

"Cegah obesitas juga dengan rutin berolahraga. Tentu, untuk orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu, disarankan berkonsultasi dengan dokternya agar bisa menentukan olahraga yang tepat," sambungnya.

Obesitas bisa ditangani, tapi tentu memerlukan konsistensi yang tinggi dan kedisiplinan ketat. Dokter Tirta menjelaskan bahwa dalam upaya menurunkan berat badan dengan diet seimbang, kunci utamanya itu adalah berkelanjutan.

Artinya, usahakan lakukan diet dengan pola yang bisa dikerjakan seterusnya. "Jangan diet tapi Anda tidak happy atau malah bikin Anda sakit. Diet yang benar itu pola makan yang memang bisa Anda lakukan terus menerus sekalipun penurunan berat badan sudah tercapai," tambahnya.

"Jika Anda melakukan diet ekstrem misalnya, mungkin hasilnya dapat sukses 1-2 bulan. Tapi, menjadi perhatian, apakah pola diet itu masih relevan ketika diterapkan setelah badan sudah ideal? Itu yang harus diperhatikan sebetulnya," kata dr Tirta.

Kembali ke upaya menghindari obesitas, dr Tirta menyarankan untuk kurangi juga konsumsi makanan yang dibeli. Upayakan semaksimal mungkin apa yang mau dimakan itu masak sendiri. "Kalau masak sendiri, takaran minyak bisa dikontrol, beda dengan beli yang biasanya minyak yang dipakai agak banyak supaya rasa makanan bisa lebih nendang," sarannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini